By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mengomunikasikan Pesan Kebijakan melalui Kesenian Buraq
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mengomunikasikan Pesan Kebijakan melalui Kesenian Buraq

Last updated: 17 Februari 2022 06:27 06:27
Jatengdaily.com
Published: 16 Februari 2022 06:20
Share
Kesenian Buraq ini adalah salah satu khas cara orang Brebes memberitahu kepada anaknya usai khitan melalui perjalanan panjang layaknya Isra Miraj. Foto:ist
SHARE

BREBES (Jatengdaily.com) – Media komunikasi tradisional selain erat dengan gaya khas kesenian juga punya nilai budaya, agama, dan kebangsaan. Bahkan bisa digunakan untuk menyampaikan pesan atau kebijakan. Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Jawa Tengah Sarei Abdul Rasyid usai pargelaran kesenian Buraq di Brebes belum lama ini.

“Media ini punya banyak pesan bagi kita, contohnya untuk saya Buraq ini pesan kepada saya tentang kesucian dan pengorbanan. Karena Buraq ini berkesan bagi saya saat khitan,” kenang politikus PDI Perjuangan itu diiringi dengan kelakar masa lalunya, belum lama ini.

DISKUSI KESENIAN : Anggota DPRD Jateng Sarei Abdul Rasyid sedang berdiskusi kesenian Buraq di Brebes.Foto:ist

Sarei mengatakan, kesenian Buraq ini adalah salah satu khas cara orang Brebes memberitahu kepada anaknya yang usai khitan akan melalui perjalanan panjang layaknya Isra Miraj. Buraq adalah salah satu kesenian di Brebes yang kerap dimainkan saat tasyakuran khitanan anak laki-laki.

“Jadi ada pesan di media ini, sesepuh kita, kyai kita mengajarkan melalui cara-cara yang luar biasa kreatif seperti ini. Buraq, kalau kamu sudah khitan, kamu akan melewati jalan panjang kehidupan, seperti Isra. Selain itu juga dituntut untuk punya spiritualitas, nah ini Mi’raj,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sarei mengatakan cara komunikasi tradisional ini menjadi inspirasi yang perlu diaplikasikan dalam setiap pengambil kebijakan. Bagaimana mengkomunikasikan kebijakan dengan sebijak bijaknya.Adv/Anf

You Might Also Like

HAN 2026 Jadi Ruang Anak Bersuara, Bupati Demak Siapkan Tindak Lanjut Aspirasi Bus Sekolah
Penuhi Kebutuhan Listrik, Pj Bupati Jepara Dukung Pembangunan PLTS dan PLTB di Karimunjawa
Kemarau di Jateng Mulai Mei dan Puncaknya Agustus 2025
Kelola 61% Pasar Semen Jawa Timur, SIG Perkuat Sinergi dengan Pelanggan
TKI Pulang dari Taiwan di Tegal yang Diduga Corona, Ternyata ISPA!
TAGGED:Khas BrebesMengomunikasikan Pesan Kebijakan melalui Kesenian BuraqSeni Buraq
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?