By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pastikan Ketersediaan Pangan, Presiden Tinjau Balai Besar Penelitian Padi di Subang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pastikan Ketersediaan Pangan, Presiden Tinjau Balai Besar Penelitian Padi di Subang

Last updated: 13 Juli 2022 06:41 06:41
Jatengdaily.com
Published: 13 Juli 2022 06:41
Share
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan kepala daerah meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Kabupaten Subang. Foto: setkab
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (12/07/2022). Kunjungan ini dilakukan Presiden untuk memastikan ketersediaan tanaman pangan terutama beras di tanah air.

“Saya datang ke Balai Padi (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi) milik Kementerian Pertanian dalam rangka untuk memastikan ketersediaan pangan kita, utamanya beras, karena memang di balai ini benih-benih varietas unggul itu disiapkan,” kata Presiden usai peninjauan.

Presiden pun kembali mengingatkan bahwa Indonesia harus mengantisipasi krisis pangan yang terjadi secara global.

“Kita tahu bahwa dunia sekarang ini sedang terjadi kekurangan pangan di mana-mana. Oleh sebab itu, kita harus waspada, memastikan bahwa ketersediaan pangan kita masih pada kondisi yang aman,” ujarnya.

Dalam peninjauan, Presiden Kepala Negara antara lain melihat gudang plasma nutfah yang menyimpan berbagai koleksi dan konservasi plasma nutfah tanaman padi.

“Tadi saya melihat apa yang telah dikerjakan oleh Balai Padi ini dalam rangka menyiapkan varietas-varietas unggul, selalu menemukan varietas-varietas baru. Kita lihat tadi yang banyak ditanam oleh masyarakat memang Inpari 32 dan Inpari 42 dan juga varietas-varietas yang lainnya,” kata Presiden.

Presiden menekankan, ketersediaan benih sangat penting dalam rangka menaikkan produksi beras dalam negeri di setiap hektarenya, ditunjang dengan pendampingan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang baik.

“Kalau betul didampingi oleh PPL-PPL yang baik, satu hektare tadi Inpari 32 (dan) Inpari 42 bisa menghasilkan kurang lebih sampai 12 ton. Tetapi, katakanlah rata-rata 7—8 ton saja itu sudah sebuah lompatan yang sangat baik bagi stok ketersediaan pangan, utamanya beras kita,” ujarnya.

Meski demikian, Kepala Negara juga mengingatkan jajaran terkait untuk tidak hanya berfokus pada satu tanaman pangan yaitu beras, tetapi juga mengembangkan komoditas lainnya.

“Jangan juga kita ketergantungan hanya satu beras saja, tetapi pangan kita yang lain juga masih bisa untuk dikembangkan lagi, baik yang namanya sagu, yang namanya sorgum, yang namanya porang, yang namanya jagung, yang namanya ketela pohon, dan lain-lainnya ini masih memiliki peluang untuk kita tingkatkan produksinya,” pungkasnya. she

 

You Might Also Like

Dari Survey Yoyok Unggul, Pengamat Sebut Paling Banyak Pemilih Milenial dan Gen Z
Yoyok Berharap Klub Bisa Kelola Fasilitas Olahraga Aset Negara
Muncul Klaster Tarawih di Banyumas, Ganjar Ingatkan Warga Selalu Waspada Covid-19
Antisipasi Puncak Mudik Lebaran, Polda Jateng Lakukan One Way Lokal Tol Bawen-Banyumanik
Penjual Es Perkosa dan Bunuh Adik Ipar di Demak, Gara-gara Cinta Tak Berbalas
TAGGED:Balai Besar Penelitianpresiden jokowi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?