By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pelatih PSIS Tak Sepakat Kompetisi Liga 1 Dihentikan karena Covid
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsOlahraga

Pelatih PSIS Tak Sepakat Kompetisi Liga 1 Dihentikan karena Covid

Jatengdaily.com
Published: 3 Februari 2022 15:57
Share
Pemain PSIS bermain dengan Persebaya beberapa waktu lalu.Foto: media psis
SHARE

DENPASAR (Jatengdaily.com) – Pelatih PSIS Dragan menyebut permainan pasukannya setelah ditahan Persebaya 0-0 Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Rabu (2/2/2022) sebenarnya sudah mengalami peningkatan meski gagal meraih kemenangan.

“Permainan kami bagus. Set by step sudah mulai terlihat dan kami masih masalah dengan finishing di laga ini,’’kata Dragan.

Dalam laga PSIS vs Persebaya, PSIS mendapat beberapa peluang, namun hingga babak dua usai tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut gagal mencetak gol. Alhasil Wallace Costa dkk masih terpaku di trap tujuh klasemen dengan 32 angka hingga laga ke 22 yang sudah dilakoni.

Dragan menambahkan, kalau saja PSIS punya striker bagus, target 5 besar bukanlah hal yang sulit dicapai di kompetisi ini. Selain itu absennya tiga pemain pilar PSIS yang positif Covid-19 juga berpengaruh kepada kekuatan timnya kali ini.

Terkait Persebaya yang beberapa pemainnya absen, Dragan menilai tidak begitu berpengaruh. Persebaya dengan 11 pemain sejak babak pertama cukup kuat dan timnya sulit selama laga.

‘’Persebaya dengan 11 pemain di lapangan sama saja mereka pemain utama. Mereka bermain bagus dan cepat. Jadi kami tetap sulit dan butuh kerja keras,’’jelasnya.

Mengenai banyaknya pemain Liga 1 yang terkena Covid-19, Dragan mengatakan jika kompetisi ini tidak perlu ditunda pelaksanaannya. Apalagi kompetisi ini sudah berjalan hampir setengah kompetisi.

“Kompetisi ini sudah setengah berjalan. Memang saya pribadi lebih suka jika bermain di Jakarta atau Jogja, namun saat ini di Bali. Tapi kalau harus berhenti saya tidak setuju,” ungkapnya.

Sedangkan gelandang PSIS Fandi Eko Utomo mengatakan jika para pemain sudah maksimal dan mengikuti instruksi pelatih di laga ini.

“Alhamndulillah meskipun Persebaya tim kuat tetapi kami mampu menghadapinya,” ucap Fandi.

Untuk laga berikutnya PSIS Semarang akan melawan Persik Kediri pada Minggu 6 Februari 2022. zia-yds

You Might Also Like

Polri Sebut Kendaraan Keluar Jakarta Mencapai Ratusan Ribu
Polda Metro Bongkar Klinik Aborsi Ilegal, Ini Peran 10 Tersangka
Presiden Terpilih Prabowo Tegaskan akan Lanjutkan Pembangunan IKN
Manfaatkan Setiap Potensi yang Ada dalam Upaya Menjawab Berbagai Tantangan
Uji Coba Lawan Korea Selatan, Tim U-17 Indonesia Inginkan Hasil Positif
TAGGED:COVID-19dragan djukanovicliga 1 dihentikanpsis semarangpsis vs persebaya
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?