By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pemprov Jateng Optimalkan Pertanian Sorgum di Wonogiri
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemprov Jateng Optimalkan Pertanian Sorgum di Wonogiri

Jatengdaily.com
Published: 21 September 2022 16:41
Share
Petani sedang mengamati tanaman sorgum. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengoptimalkan pertanian sorgum di Kabupaten Wonogiri. Foto:dok
SHARE

WONOGIRI (Jatengdaily.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengoptimalkan pertanian sorgum di Kabupaten Wonogiri. Di antaranya dengan memberikan bantuan untuk pengembangan budidaya tanaman sorgum di Kecamatan Wuryantoro. Bantuan itu membuat pertanian sorgum di wilayah tersebut makin berkembang.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Wuryantoro, Sugeng Hariyadi, mengatakan bantuan yang mereka terima untuk penanaman sorgum di tiga desa di kecamatan setempat di areal lahan seluas 50 hektare (Ha).

“Dari 50 Ha ini sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa benih per hektar 10 kg, sehingga ada 500 kg benih. Selain benih juga mendapatkan bantuan pupuk NPK dengan jumlah per hektare sekitar 1 kuintal, totalnya 5 ton untuk mendukung tanaman sorgum,” kata Sugeng di salah satu lahan sorgum di Mojopuro, Kecamatan Wuryantoro, Rabu (21/9/2022).

Menurutnya, sorgum di wilayahnya sangat cocok ditanam. Dari pengalaman tahun lalu, produk sorgum bisa mencapai 4-5 ton per Ha. Maka tidak heran jika sampai saat ini sorgum di wilayah Wuryantoro masih disenangi petani dan juga masih menjadi pilihan. Mengingat dari hasilnya, mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

“Alhamdulilah, bisa mengangkat perekonomian masyarakat di Wuryantoro,” tuturnya lebih lanjut.

Tidak hanya itu, terang pria asli Kediri Jawa Timur ini, penanaman sorgum sekaligus mampu mengurangi lahan tidur di masyarakat. Sebab tanaman sorgum mudah ditanam di mana saja di Wuryantoro.

“Dua tahun yang lalu bisa maksimal (hasilnya), bisa mencapai 150 Ha di Kecamatan Wuryantoro. Mungkin kalau diberdayakan, mungkin tahun yang akan datang bisa lebih dari 150 Ha,” imbuhnya lebih lanjut.

Ketua Kelompok Petani Widodo II Mojopuro Sugimin mengatakan, dirinya mewakili petani sorgum telah mendapatkan bantuan untuk penamanannya.

“Kami juga menerima bantuan pupuk, itu semua sudah kami sampakan ke petani. Hasilnya sudah ada yang sudah panen. Yang sudah panen dijual ke pengepul,” kata Sugimin di Mojopuro.

Menurut Ketua Gapoktan Rahayu Widodo Kelurahan Mojopuro Surono, perbandingan antara tanaman sorgum dan jagung di wilayahnya saat ini lebih menguntungkan sorgum. Di antaranya karena di sorgum tidak membutuhkan air yang banyak, biaya operasional lebih rendah,” jelas Surono.

Diterangkannya, harga sorgum saat ini Rp 4.500 per kg, sedangkan jagung Rp 4.100-4.200 per kg. Diakuinya jika hasil untuk tonase jagung lebih tinggi namun biaya operasionalnya juga lebih tinggi. Karena pemupukan dan pengairannya lebih banyak. Sedangkan untuk sorgum, biaya pemupukan dan operasionalnya rendah.

“Sorgum, petani belum tentu menggunakan pencabutan rumput. Untuk jagung wajib. Sehingga biaya operasional lebih tinggi jagung. Hasil sorgum rata rata per hektera 5 ton, jagung 7-8 ton cuma biaya operasional sorgum rendah yaitu di kisaran Rp 2-5 juta, jagung 8-10 juta per Ha. hitungan petani dengan biaya rendah, petani milih jagung,” ucapnya.

Diketahui, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng memberi bantuan di tahun 2022 berupa benih sorgum 500 kg dan pupuk NPK nonsubsidi 5 ribu kg di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Bantuan itu untuk 50 Ha lahan sorgum.st

You Might Also Like

Pembagian Jahe untuk Tingkatkan Imun Warga Desa
Program “Berani Lebih Bersama Wuling SUV” untuk New Almaz RS dan Alvez, Manjakan Konsumen Seumur Hidup
Kasus Konfirmasi Harian Omicron Naik, PPKM Jawa-Bali Dilanjutkan
Mobil Pemudik Oleng Masuk ke Sungai, 2 Orang Meninggal
7 Pasien COVID-19 dari Kudus Dirawat di RSUD Wongsonegoro Semarang
TAGGED:Kecamatan WuryantoroPemprov Jateng Optimalkan Pertanian SorgumPertanian Sorgum di Wonogiri
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?