KUDUS (Jatengdaily.com)- Agenda yang digagas oleh Kepala MIT Darul Ulum 02 Kudus Sri Kusmiyarsih, S.Ag untuk pengembangan kompetensi guru lewat seminar pendidikan disambut baik oleh IAIN Kudus.
Kaprodi PGMI Retno Setyowati sangat mendukung agenda tersebut, hingga membentuk kepanitian dari mahasiswa PGMI dalam mensukseskan acara tersebut.
Seminar ini dihadiri oleh Bapak Rektor, Dosen PGMI, mahasiswa PGMI, Kepala Desa Ngembalrejo Bae Kudus serta guru dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Kudus di antaranya MI Raudlatus Shibyan 2, MI Miftahul Falah Huda, dan MI Matholi’ul Falah. Peserta Seminar seluruhnya berjumlah – Acara Seminar sangat meriah dibuka dengan persembahan Tari Genteng karya mahasiswa IAIN Kudus yang menjadi juara pada sebuah event.
Pada seminar tersebut mengundang Guru Besar dari IAIN Kudus Prof Dr. H. Supaat, M. Pd sebagai pemateri pertama dengan materi “Evaluasi Pendidikan”.
Dalam paparannya, Supaat mengatakan, guru bukan hanya sekedar transfer ilmu tapi juga nilai-nilai kebaikan. ”Guru bukan cuma sekedar mengajar kemudian pulang tapi juga mengevaluasi pembelajaran apakah sudah efektif dan membuahkan output yang diinginkan ataukah tidak. Kemudian jika belum sampai pada tujuan yang diinginkan harus dievaluasi problemnya berasal dari guru, siswa atau bahkan dari strategi (proses) pembelajaran yang diterapkan,” paparnya.
Selanjutnya materi seminar yang kedua berjudul “Pengembangan Multiple Intelligence pada Siswa SD/MI Guna Menyiapkan Masa Depan Anak” yang disampaikan oleh Dr. Agus Retnanto, M.Pd berjalan dengan hangat.
Agus yang ahli di bidang psikologi anak mengatakan bahwa jika sejak dini potensi anak bisa dilihat dari 9 Kecerdasan Majemuk yang dimiliki anak lebih dominan yang mana. Apakah Verbal-Linguistik, Logis-Matematis, Spasial-Virtual, Kinestetik-Jasmani, Musikal, Intrapersonal, Interpersonal, Naturalis, ataukah Spiritual-Eksistensial. Orang tua khususnya guru dapat melakukan observasi pada anak dan wajib mengarahkan namun tidak boleh memaksa. Jangan sampai di akhir perjalanan salah dalam menentukan pilihan bidang minat dan bakat.
“Kami harap dengan adanya MoU & MOA antara IAIN dan MIT Terpadu Darul Ulum 02, Madrasah kami bisa berkembang dan berkualitas,” kata Sri Kusmiyarsih. she


