By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pentingnya Literasi Bagi Wali Murid untuk Cegah Anak Salah Gunakan Konten Digital
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Pentingnya Literasi Bagi Wali Murid untuk Cegah Anak Salah Gunakan Konten Digital

Last updated: 12 Maret 2022 18:54 18:54
Jatengdaily.com
Published: 12 Maret 2022 18:43
Share
Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Undip mengadakan literasi digital di TK Karakter Pelangi Nusantara Semarang. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Dewasa ini keberadaan konten digital dalam berbagai kelompok usia sangat masif.  Anak-anak menjadi salah satu kelompok usia yang paling rentan terpapar.

Bahaya salah satunya adalah maraknya konten digital yang negatif.  Untuk mencegah hal tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan kegiatan  literasi digital bagi para wali murid. Kegiatan dilaksanakan di TK Karakter Pelangi Nusantara, Semarang, Sabtu (12/3/2022)

Tim pengabdian dosen Undip dipimpin Much Yuliyanto, S.Sos, M.Si, dan mengangkat topik Literasi Digital: “Pendampingan Orang Tua dalam Penggunaan Media Sosial dan Edukasi terkait Konten Pornografi pada Anak Usia Dini”.

Ketua Yayasan TK Karakter Pelangi Nusantara Semarang, Sri Kusmiati mengapresiasi inisiatif Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro ini dimana salah satunya untuk mengedukasi orang tua terkait literasi digital, terutama agar anak terhindar dari pengaruh buruk konten media dewasa yang buruk.

“Literasi digital menjadi hal yang penting untuk dipahami oleh setiap orang tua dalam mendidik anak-anaknya terutama dalam masa pertumbuhan,” ujar Sri Kusmiati.

Penyampaian materi diawali oleh Dr Hedi Pudjo Santosa. Hedi menyebut data miris perihal banyaknya anak yang menonton tayangan pornografi. ‘’Itu riset Lembaga ilmiah yang cukup kredibel, dan tentu kami mencemaskannya,’’ jelasnya.

Pemateri kedua Dr. Adi Nugroho, M.Si mengajak orang tua untuk memberikan media komunikasi untuk anak dengan pendampingan yang terus menerus.

‘’Baik jika ada aktivitas yang variatif antara kegiatan fisik bermain di halaman atau bersama teman, dan sesekali menggunakan ponsel pintar. Namun harus dalam pendampingan, seperti halnya di tayangan televisi ada tayangan dengan label BO alias bimbingan orang tua. Media memang tak terhindarkan ditangan murid bahkan seumuranTK dan PAUD namun harus digunakan secara bijak,’’ jelasnhya.

Dr Adi mengapresiasi apa yang dikatakan salah satu ortu dengan menyebut ada syarat bagi putranya saat mau menggunakan HP yakni di waktu tertentu dan setelah mengaji.

‘’Jika ini terpola dan bentuknya bisa sangat variatif tergantung situasi dan kondisi  orang tua dan keluarga, maka dapat meminimalisir dampak buruk dari media. Tapi melarangnya serratus persen sepertinya mustahil, karena juga masih ada sisi positif dari sebuah media,’’ paparnya.

Ceramah dan diskusi interaktif ditutup oleh Agus Naryoso, S.Sos. M.Si. Agus menunjukkan banyak konten-konten dewasa yang secara masih bisa memasuki  ruang anak-anak. Tak luput dari telivisi pun juga begitu, dimana di jam prime time dimana anak masih waktunya belajar disuguhi televisi dengan acara dewasa yang cenderung pornografi.

Agus mengajak orang tua untuk menjadi teladan dalam penggunaan hp yang sehat dan bijak. “Jangan melarang anak menggunakan HP tapi ortu sendiri malah asyik mojok ber medsos ria,” ujarnya.

Kegiatan literasi digital bagi ortu murid kali ini berlangsung secara hybrid paduan secara virtual melalui platform komunikasi Zoom meeting dan luring dengan menghadirkan 20 an ortu hadir dan interaktif di kelas dengan prokes ketat.

Acara  literasi digital di TK Karakter Pelangi Nusantara melibatkan mahasiswa D4 Informasi dan Humas Sekolah Vokasi, diantarannya Aulia Handayani, Kinan dan Satria.Mereka aktif mendampingi para peserta dalam kegiatan interaktif ini.

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 55 orang gabungan secara luring dan daring. ‘’Harapannya dengan diadakan sosialisasi literasi digital orang tua siswa dapat memilah informasi yang baik dan kurang baik bagi anak,’’ terang Ayu salah satu dosen yang juga tim pengabdian kepada masyarakat Fisip Undip ini. she 

You Might Also Like

Hasil Penelitian Tim Dosen USM tentang Teknologi Bus Prioritas Berbasis RFID Siap Diterapkan di Simpang Sam Poo Kong Semarang
Kemendikdasmen RI Tunjuk Sekolah Nasima Jadi Model Nasional Pembelajaran AI
Ada Apa dengan Baja Ringan? Inilah Tema Seminar di Untag Semarang
Ada Perubahan Kalender Pembelajaran di Ramadan 2025, Hari Libur Idul Fitri Dimulai 21 Maret sampai 8 April 2025
Masyarakat Desa Tanjung Pekalongan Dilatih Pengolahan Produk Aquaponik Juice dan Keripik Pakcoy
TAGGED:fisip undipLiterasi Digital
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?