in ,

Pertamina Kembali Gelar Program Beasiswa, Ini Persyaratannya

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Pihak PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation kembali menggelar program pemberian beasiswa magi mahasiswa Indonesia. Ini merupakan pelaksanaan dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN di bidang pendidikan.

Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2022 dibuka pendaftarannya pada 17 Maret hingga 17 April 2022 untuk mahasiswa dari 38 kampus mitra. Pemberian beasiswa dalam program ‘Beasiswa Pertamina Sobat Bumi’ ini fokus menciptakan SDM cerdas, terampil, ramah lingkungan dan unggul dalam persaingan global. Beasiswa

“Beasiswa Pertamina Sobat Bumi menjadi salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam menjalankan program TJSL BUMN melalui Pertamina Foundation untuk membentuk SDM yang mampu menjawab visi pemerintah Indonesia Emas 2045,” ungkap Erry Sugiharto Direktur SDM PT Pertamina (Persero) pada acara launching beasiswa, Rabu (16/3/2022).

Dalam beasiswa ini, para penerima akan mendapatkan banyak manfaat di antaranya bantuan biaya SPP, biaya hidup bulanan mahasiswa, dan kesempatan mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran serta pembentukan karakter melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan green action bertajuk Aksi Sobat Bumi.

“Tahun ini, Beasiswa Pertamina Sobat Bumi akan lebih fresh sekaligus challenging, di mana akan ada beberapa inovasi perubahan mulai dari proses pembaharuan website, tahapan wawancara, capacity building pendaftar dan penerima beasiswa, Aksi Sobat Bumi 2022, dan adanya reward untuk penerima beasiswa/SOBI berprestasi,” tambah Agus

Persyaratan
Persyaratan bagi calon penerima antara lain merupakan mahasiswa aktif, berkuliah di kampus mitra Pertamina Foundation, IPK >3,00 dari 4,00, tidak sedang mendapatkan beasiswa dari pihak manapun, aktif mengikuti organisasi/kegiatan sosial kemasyarakatan/lingkungan hidup, tidak pernah terlibat penyalahgunaan obat terlarang/narkoba, dan tindakan kriminal lainnya.

Selain itu, calon penerima wajib membuat karya tulis dengan tema “Peduli dan Beraksi Mengurangi Pemanasan Global” dengan ketentuan minimal 3 halaman quarto spasi 1,5.

Jenis beasiswa yang ditawarkan terbagi menjadi tiga, yaitu Beasiswa S1 Reguler, Beasiswa S1 Afirmasi Daerah Operasi, dan Beasiswa Vokasi untuk Diploma/ S1

Daftar nama kampus mitra dalam program Beasiswa Pertamina SOBI S1 Reguler di antaranya:

Institut Teknologi Sepuluh November
Institut Pertanian Bogor
Institut Teknologi Bandung
Institut Teknologi Sumatera
Universitas Pertamina
Universitas Sumatera Utara
Universitas Sriwijaya
Universitas Syiah Kuala
Universitas Hasanuddin
Universitas Pattimura
Universitas Gadjah Mada
Universitas Indonesia
Universitas Diponegoro
Universitas Brawijaya
Universitas Airlangga
Universitas Sebelas Maret
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Universitas Singaperbangsa
Universitas Cenderawasih
Universitas Udayana
Universitas Papua

Sedangkan untuk mitra dalam jenis Beasiswa Afirmasi antara lain:
Universitas Riau
STAI Tuanku Tambusai
STAI Sultan Syarif Hasyim Siak
Universitas Pasir Pengaraian
Universitas Islam Riau
Universitas PGRI Ronggolawe
Universitas Sunan Bonang
Institut Teknologi Kalimantan
Universitas Balikpapan
STT Migas Balikpapan
Universitas Singaperbangsa Karawang
Universitas Wiralodra

Jenis beasiswa yang terakhir yaitu Beasiswa Vokasi dengan mitra kampus sebagai berikut:

Akamigas Balongan
Politeknik Negeri Cilacap
Politeknik Negeri Fak-Fak
Politeknik Negeri Kupang
Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

“Beasiswa Pertamina Sobat Bumi berkiprah sejak tahun 2011 dan telah memberikan beasiswa kepada 2.958 putra putri terbaik dari seluruh Indonesia. Tahun lalu saja, penerimanya mencapai 381 mahasiswa dari total pendaftar sebanyak 13.351 orang yang tersebar di 38 universitas di Indonesia,” kata Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.

Informasi pendaftaran dapat dilihat lebih lanjut melalui website di laman beasiswa.pertaminafoundation.org dan media sosial resmi Pertamina Foundation. yds

Written by Jatengdaily.com

Banjarnegara Prioritas Proyek RTLH, Pemdes Harus Arahkan Warga untuk Swadaya

MotoGP Mandalika, Penantian 25 Tahun