in

Polda Jateng Ungkap Pabrik Uang Palsu di Sukoharjo

Polda Jateng ungkap pabrik upal di Sukoharjo. Foto: Humas Polda Jateng

SUKOHARJO (Jatengdaily.com)- Polda Jawa Tengah dan jajaran Polres Sukoharjo berhasil membongkar kasus pembuatan uang palsu (upal) di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam siaran pers yang digelar di Mapolres Sukoharjo kemarin, Selasa (1/11/2022) tersebut, disebutkan lima orang ditangkap dengan upal sebagai barang bkti, Rp 1 miliar lebih. Polisi mengamankan lima tersangka jaringan uang palsu masing-masing berinisial SU asal Semarang, R asal Klaten, S asal Banyumas, IM asal Karanganyar (pemilik percetakan), dan IS asal Jakarta.

Menurut Kapolda Jateng kronologis pengungkapan diawali pada 7 Oktober 2022 polisi menemukan 26 lembar upal. Dari pengembangan pada 12 Oktober dengan menyita uang palsu senilai Rp 40 juta dari tersangka SU.

Kemudian pada 17 Oktober diungkap kembali Rp385 juta uang palsu di wilayah Brayat, Klaten. Selanjutnya, pada 28 Oktober dilakukan penangkapan terkait kasus tersebut di Bandung.

Selain itu, 17 Oktober juga diungkap tiga pelaku di Mesuji, Lampung yang di-DPO-kan serta Rp31,9 juta diungkap kasus upal di wilayah Surakarta.

“Dari keterangan beberapa pelaku tersebut mengerucut kepada TKP pencetakan uang palsu di Sukoharjo,” tandas.

Uang palsu tersebut diedarkan oleh para pelaku di sejumlah wilayah seperti Solo, Klaten, Sukoharjo, Temanggung, dan lainnya.

“Saya minta masyarakat tetap waspada peredaran uang palsu dengan metode 3D. Diraba, diterawang, dan dilihat,” saran Kapolda Jateng.

Atas perbuatannya para pelaku yang diamankan kini dijerat dengan pasal pasal 27 ayat (1) pasal 26 ayat (1) pasal 37 ayat (1) dan atau pasal 36 ayat (1) UU nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup dan denda maksimal Rp 100 miliar. she 

Written by Jatengdaily.com

Bareskrim Lakukan Penyidikan Kasus Gagal Ginjal Akut

LPPM Unissula & Satupena Jateng Adakan Pelatihan Menulis Artikel