SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dosen dan mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, dalam waktu dekat ini akan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di RW IV, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngalian, Kota Semarang.
Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi, desain beberapa spot yang dibutuhkan masyarakat, di antaranya gedung Balai RW IV, Gapura atau Gerbang Makam, Tugu Makam dan Pendapa di area makam.
Para dosen dan mahasiswa yang melaksanakan kegiatan itu, di antaranya dosen Arsitektur Fakultas Teknik Univesitas 17 Agustus 1945 Semarang yaitu I Wayan Andhika Widiantara, S.T., M.Ars dan Djudjun Rusmiatmoko, S.T., M.Ars, juga diikuti oleh dua mahasiswa Arsitektur yaitu Rema Sila Nandhika dan Ery Ashary.
Jaeni, SE, M.Si, selaku ketua RW IV mengatakan, kegiatan tersebut diawali dengan adanya keluhan masyarakat RW IV. Kondisi balai RW IV saat ini ruangan sudah tidak memenuhi kebutuhan kegiatan di tingkat RW dan secara fisik sudah memprihatinkan, sehingga diperlukan pengembangan dan renovasi.
Sedangkan pada Kawasan makam di RW IV, lanjut Jaeni, diperlukan gerbang masuk dan penanda bahwa di lokasi terdapat kawasan makam karena kondisi saat ini belum terwujud, sehingga diharapkan masyarakat dapat mudah mengenali area tersebut atau tidak tersesat untuk mencari makam tersebut.
Jaeni menjelaskan, dalam momen tahunan atau acara tertentu seperti nyadran kawasan makam di RW IV tersebut sangat ramai pengunjung tetapi penataan parkir, area pengunjung makam yang tidak tertata menimbulkan kesan semrawut, sehingga diperlukan penataan kawasan makam yang baik, ideal, tidak terkesan menakutkan di malam hari ataupun di siang hari.
”Salah satu area yang diperlukan masyarakat adalah mendesain pendapa yang digunakan untuk tempat persingggahan pengunjung makam dan dapat digunakan untuk acara – acara tertentu sesuai adat dan kebutuhan masyarakat,” ujar Jaeni.
Pelaksanaan pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu satu bulan dalam proses mendesain, diskusi, presentasi ke warga hingga penyerahan produk. Dilaksanakan di bulan Mei sampai bulan Juni 2022. Dalam proses mulai pembangunan dari konsep hingga produk gambar desain partisipasi warga RW IV sangat antusias, itu diwujudkan dengan kehadiran warga dan masukan – masukan luar biasa di setiap acara terkait kegiatan tersebut.
Dalam proses kegiatan Pengabdian Masyarakat di RW IV, Kelurahan Kalipancur diakhiri presentasi akhir desain perencanaan dan penyerahan produk desain beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah disesuaikan dengan Kota Semarang kepada Jaeni, SE., M.Si sebagai ketua RW IV.
”Semoga produk perencanaan tersebut sangat membantu warga dalam proses pelaksanaan pembangunan ke depannya sehingga kebutuhan warga RW IV dapat terwujud,” pungkas Jaeni. st


