DEMAK (Jatengdaily.om) – Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau biasa disebut prolanis adalah program pengelolaan penyakit kronis dari BPJS Kesehatan. Program ini memfasilitasi pemeriksaan kesehatan rutin bagi para pengidap penyakit kronis, seperti diabetes militus dan hipertensi.
Dalam rangka meningkatkan status kesehatan peserta prolanis, Puskesmas Gajah I secara rutin satu bulan sekali menyelenggarakan senam prolanis. Kegiatan yang juga diisi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan seputar diabetes dan hipertensi itu diikuti 78 peserta, warga usia lanjut dari 10 desa binaan.
Kepala Puskesmas Gajah I dr Lutfi Hakim menyampaikan, peningkatan status kesehatan peserta prolanis intensif dilakukan sehubungan upaya mendukung pemerintah meningkatkan angka harapan hidup masyarakat. Adapun kegiatan yang digelar rutin di Aula Puskesmas Gajah I itu meliputi senam prolanis dan penyuluhan-penyuluhan.
“Di samping pula pemeriksaan fisik rutin, yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, dan cek kadar gula darah,” ujarnya, didampingi Programer PTM DM dan HT Siti Sulaekah SKep Ners, Jumat (22/7).
Sejauh ini peserta prolanis Puskesmas Gajah I ada 78 orang. Mereka warga usia lanjut dari desa-desa binaan, yakni desa Gajah, Sari, Banjarsari, Boyolali, Kedondong, Gedangalas, Telogopandogan, Jatisono, Surodadi, dan Sambiroto.
Selain senam, diberikan pula Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) oleh petugas Promosi Kesehatan Suwarsih SKep Ners didampingi Promoter Ernawati SKM. Tema penyuluhan berganti di setiap pertemuan, meski masih seputar diabetes melitus dan hipertensi. Seperti bahaya makanan olahan bagi penderita diabetes militus dan hipertensi.
Sedangkan rangkaian kegiatan terakhir adalah dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada peserta Prolanis. Khususnya pengambilan sampel darah puasa dan setelah puasa oleh petugas prolanis, bagi peserta yang terdeteksi mengidap diabetes militus langsung diberi obat untuk menyetabilkan kadar gula darah.rie-st


