By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sadis, Dukun Perdaya Seorang Ibu untuk Asusila dengan Anak Kandung di Pekalongan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sadis, Dukun Perdaya Seorang Ibu untuk Asusila dengan Anak Kandung di Pekalongan

Last updated: 27 Agustus 2022 05:41 05:41
Jatengdaily.com
Published: 27 Agustus 2022 05:39
Share
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com
SHARE

PEKALONGAN (Jatengdaily.com)- Kapolres Pekalongan AKBP Arif Fajar Satria mengimbau masyarakat untuk tidak begitu saja mempercayai tawaran dari media sosial (medsos) terkait praktik perdukunan.

Pernyataan ini menyusul adanya seorang ibu (IM) berusia 38 tahun, warga Doro, Kabupaten Pekalongan yang menjadi korban sadis oleh seorang yang mengaku orang pintar. Ibu tersebut, disuruh melakukan tindakan asusila (persetubuhan) dengan dua orang anaknya, yang berusia di bawah umur yakni 13 tahun dan tujuh tahun. Dengan dalih untuk membuka aura gelap yang ada dalam keluarga ini.

Ironisnya, dukun itu pun menyuruh memotong puting payudara ibu tersebut, dengan dalih ritual. Sebelumnya,  sang dukung tersebut juga menyuruh ibu di Pekalongan ini untuk melakukan sejumlah ritual yang tak masuk akal. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh sang ibu pun disuruh divideokan dan dikirim ke sang dukun.

Ternyata, semua video tersebut digunakan sang dukun untuk mengancam, dengan meminta sejumlah uang (mencapai Rp 38 juta) ke korban. Kalau tidak mau, video itu akan disebarkan di medsos.

Perkenalan korban sendiri adalah melalui media sosial Facebook dengan seorang yang mengaku bernama Afrizal alias Ibu Sri, warga Pekanbaru, Riau. Meski memperkenalkan diri sebagai ibu Sri, namun pelaku atau dukun tersebut adalah laki-laki.

Sang dukun pun telah ditangkap, atas laporan korban. Pelaku ditangkap di Terminal Pekalongan, saat akan balik ke Riau.

Kapolres Pekalongan, AKBP Arif Fajar Satria dalam konferensi pers di Mapolres, Jumat (26/08/2022) mengungkapkan, peristiwa yang dialami korban itu kemudian dilaporkan ke polisi. Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku di terminal bus Pekalongan saat hendak melarikan diri.

Di hadapan petugas Polres Pekalongan, pelaku mengaku sudah melakukan hal yang sama sebanyak tiga kali.

Pelaku melakukan aksi pemerasan dan menghabiskan uang yang didapatkan dari korban duntuk foya-foya bersama teman wanita di tempat hiburan.

“Modus pelaku adalah mengaku orang pintar yang bisa membuka aura, dan untuk menjalankan aksinya pelaku menggunakan akun facebook bernama Ibu Sri. Pelaku mencari targetnya di grup facebook terawang dan arti mimpi. Pelaku kemudian berkomuniaksi dengan korban lewat chat,” ungkap Kapolres. she

You Might Also Like

Tegal Perpanjang PSBB Sampai 20 Mei
Waspadai Modus Baru Penipuan Salah Transfer Uang, Korban Dibidik Tagihan Pinjol
PKB Dulang 8 Kemenangan Pilkada
Dirut RSI Sultan Agung Semarang Berbagi Motivasi untuk Santri Gus Mus
Kasus Kematian Akibat COVID-19 di Kabupaten Tegal Jadi Tujuh Orang
TAGGED:dukun cabul pekalonganIbu Asusila dengan Anak Kandung di Pekalongan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?