By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sejumlah Sekolah Vokasi PTN Kembangkan Project Based Learning
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Sejumlah Sekolah Vokasi PTN Kembangkan Project Based Learning

Last updated: 15 Maret 2022 09:25 09:25
Jatengdaily.com
Published: 15 Maret 2022 09:14
Share
Dari kiri Dekan SV ITS, Muhammad Sigit Darmawan, Dekan SV UB, Unti Ludigdo, Dekan SV Undip, Budiyono dan Dekan SV IPB, Arief Daryanto. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Empat Sekolah Vokasi (SV) dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia sepakat untuk saling bekerjasama dalam penerapan metode pembelajaran Project Based Learning (PBL).

Keempat PTN tersebut yakni Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) berkomitmen secara bersama menerapkan metode pembelajaran PBL di lembaganya, dan sepakat bersinergi untuk saling memperkokoh dan menguatkan.

Kerjasama yang merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, ditandatangani di Semarang. Komitmen untuk saling menguatkan penerapan metode pembelajaran PBL diharapkan mampu memperkokoh kompetensi lulusan yang dihasilkan pendidikan tinggi vokasi.

“Pada kesempatan itu, kami juga membicarakan implementasi teknis dan strategi ke depan karena dinamika kebutuhan pasar kerja memang sangat dinamis,” kata Prof Budiyono, Selasa (15/3/2022), dalam rilisnya.

Dalam pembicaraan tersebut, keempat dekan sekolah vokasi (SV) yaitu Dekan SV ITS Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD, Dekan SV UB Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi.Ak, Dekan SV Undip Prof, Dr.Ir. Budiyono,Msi, dan Dekan SV IPB Dr Ir Arief Daryanto DipAgEc MEc sepakat bahwa metode pembelajaran PBL sangat relevan diterapkan.

“Kita akan saling mengevaluasi dan berbagi dinamika yang dialami dalam proses supaya penerapan PBL ke depan makin efektif dan daya gunanya maksimal bagi para lulusan. Ini langkah penting untuk kemajuan pendidikan tinggi vokasi,” Prof Budiyono menambahkan.

Pada pendandatanganan yang dilakukan di Gedung Dekanat Sekolah Vokasi Undip Tembalang Kota Semarang pada Kamis (10/3/2022), para Dekan juga didamping para wakil dekan dan staf yang membidangi masalah pembelajaran. Dari SV Undip hadir Wakil Dekan I, Dr. Ida Hayu Dwimawanti, M.M; Wakil Dekan II, Dr. Eng. Vita Paramita, S.T., M.M., M.Eng; Manager Tata Usaha, para Supervisor, para Ketua Departemen dan para Kaprodi.

Beberapa poin penting dari kerjasama tersebut adalah pengelolaan jurnal vokasi secara bersama, pertukaran mahasiswa, dan pertukaran tenaga pengajar dalam rangka penguatan Project Based Learning di masing-masing fakultas atau sekolah.

“Vokasi harus didorong agar menjadi pilihan yang pertama, karena vokasi merupakan Mutiara terpendam. Vokasi harus dibesarkan, salah satunya dengan menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.Dengan melakukannya secara bersama, kita bisa melakukannya dengan lebih maksimal,” ungkapknya.

Sementara itu Dekan Sekolah Vokasi ITS, Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD, menuturkan bahwa sesama PTN yang mengelola pendidikan vokasi bukan untuk berkompetisi tetapi berkolaborasi. “Kita disatukan karena persamaan nasib dan saling menguatkan menjadikan Sekolah Vokasi maju,” kata Prof Sigit.

Adapun Dekan Sekolah Vokasi UB, Prof Dr Unti Ludigdo SE MSi Ak, menambahkan bahwa branding dan reputasi pendidikan tinggi vokasi penting untuk dibangun. Prof Unti menyebutkan upaya branding bisa dilakukan dengan meningkatkan kompetensi dosen, memaksimalkan kompetensi dan sertifikasi para mahasiswanya, dan penyediaan infrastruktur yang memadai baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Hal lain yang dirasa penting adalah mendorong pengembangan ekosistem kewirausahaan di kampus-kampus vokasi. Prof Unti melihat potensi para lulusan pendidikan tinggi vokasi sebagai wirausaha sangat besar, dan peluang usaha yang ada cukup besar. “Membangun ekosistem kewirausahaan di kampus vokasi menjadi hal penting,” jelasnya. she

You Might Also Like

Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Sosialiasi Strategi Pengelolaan Media Sosial
Lolita dan Lia Juara Lawphoria FH USM
Mahasiswa Untag Semarang Siap Terjun ke Masyarakat Lewat KKN, Wujud Nyata Kampus Berdampak bagi Generasi Emas 2045
Tim Pengabdian USM Mengembangkan Kampung Tematik Kepoh Melalui Digital Marketing
Rektor USM Ajak Akademisi Jaga Kondusivitas Pilkada 2024
TAGGED:Project Based Learningsekolah vokasi UNDIP
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?