By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Sesuai Prediksi, Pemudik Didominasi Kendaraan Pribadi
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sesuai Prediksi, Pemudik Didominasi Kendaraan Pribadi

Jatengdaily.com
Published: 11 Mei 2022 05:59
Share
Kendaraan pribadi pemudik melintas di tol Ngasem Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Foto: yanuar
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sesuai prediksi pemerintah, angkutan mudik lebaran tahun 2022 ini didominasi kendaraan pribadi. Sekitar 47 persen pergerakan arus mudik adalah kendaraan pribadi.

Kendati kendaraan pribadi mendominasi pergerakan pemudik, namun diketahui pula angka kecelakaan menurun. Bahkan angka penurunannya sangat signifikan yakni sekitar 45 persen.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2022 di Kantor Kemenhub, Jakarta Selasa (10/5/2022) mengatakan meskipun penggunaan kendaraan pribadi meningkat, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 45%, berdasarkan data dari Polri.

Tercatat, jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol yang keluar Jabodetabek pada Lebaran 2022 mengalami peningkatan sebanyak 1,7% dibandingkan dengan Lebaran 2019. Sedangkan, jumlah yang masuk Jabodetabek mengalami peningkatan sebanyak 11,8% dibandingkan dengan Lebaran 2019.

“Kendaraan pribadi mendominasi sekitar 47 persen dari total pergerakan dan memang pergerakannya ada di waktu-waktu tertentu. Jadi ini harus dikelola dengan baik,” ujar Menhub.

“Penurunan kecelakaan lalin diikuti juga dengan penurunan pemudik pengguna sepeda motor. Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor, karena sangat berbahaya,” kata Menhub.

Sementara itu, untuk pengguna angkutan umum, Menhub menambahkan relatif sama dengan tahun sebelum pandemi. Bahkan terjadi di hari-hari tertentu, yang belum pernah terjadi sebelumnya selama pandemi.

Selain itu, Menhub juga menuturkan, penerapan protokol kesehatan telah dijalankan dengan baik di simpul-simpul transportasi, guna mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19 usai masa mudik. “Untuk di darat, kami lebih banyak memberikan kesadaran kepada masyarakat yang mudik untuk vaksin booster dan kami menyediakan fasilitasnya di titik-titik tertentu,” ucap Menhub.

Menhub meminta jajarannya bersama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk melakukan analisis dan evaluasi penyelenggaraan mudik tahun ini, dan membuat perbaikan dan terobosan pada penyelenggaraan mudik tahun selanjutnya.

Meski posko terpadu resmi ditutup, kegiatan pemantauan dan pengendalian akan tetap dilakukan mengingat perjalanan balik masih berlangsung, setelah adanya larangan untuk menunda perjalanan balik. yds

You Might Also Like

Kemenkes Pastikan Cacar Monyet dan Covid-19 Merupakan Dua Penyakit Yang Berbeda
Pakai Kendaraan Listrik Lebih Hemat, Masyarakat Juga Nikmati Beragam Kemudahan
Bulan Puasa, Pelayanan SKPD ke Masyarakat Harus Tetap Optimal
Pulihkan Ekonomi, Ganjar Minta Kepala Daerah Segera Belanjakan APBD
Pilkada Nanti Gunakan Coblosan, Tidak E-Voting
TAGGED:angka kecelakaan lebaranKemenhubkendaraan pribadimenteri perhubunganmudik lebaran 2022
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?