By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Stafsus Menag Ingin Guru PAI Awasi Murid dari Dampak Negatif Medsos
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Stafsus Menag Ingin Guru PAI Awasi Murid dari Dampak Negatif Medsos

Last updated: 14 Oktober 2022 22:25 22:25
Jatengdaily.com
Published: 14 Oktober 2022 22:25
Share
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo menerangkan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu solusi terbaik saat ini dalam mengantisipasi potensi konflik. Foto:dok
SHARE

PURWOKERTO (Jatengdaily.com) – Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo menerangkan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu solusi terbaik saat ini dalam mengantisipasi potensi konflik yang ada di negara Indonesia akibat banyaknya keragaman yang dimiliki.

“Potensi konflik di Indonesia sangat tinggi karena beragamnya agama, ras, etnis dan sebagainya, untuk itu implementasi moderasi beragama menjadi sesuatu hal yang penting sebagai upaya untuk meminimalisir hal itu” ungkap Wibowo, Jumat (14/10/2022).

Wibowo melanjutkan saat ini media sosial sebagai media komunikasi ternyata juga menjadi akselerator dalam mentransformasi informasi kepada masyarakat.

Oleh sebab itu  masyarakat perlu semakin sadar bahwa dunia digital butuh literasi digital, agar kehidupan beragama di Indonesia tidak terpengaruh pada apa yang ada di dalam media sosial.

“Harus diakui bahwa keberadaan media sosial ini dapat mempercepat penyebaran informasi ke masyarakat, maka pentingnya di sini perlu di lakukan melakukan kontra narasi yang memuat moderasi beragam di media sosial,” katanya

Lebih lanjut, Wibowo mengingatkan kepada seluruh guru PAI untuk mengawasi peserta didik dari pengaruh paham ekstrimisme dan populisme berbasis agama di media sosial. “Ini penting guru PAI untuk selalu mengawasi peserta didiknya dari pengaruh negatif media sosial,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan agama Islam Kanwil Kemenag  Provinsi Jawa Tengah menjelaskan guru PAI harus menjadi penggerak dalam kampanye moderasi beragama di sekolah

“Ini perlu dilakukan oleh guru PAI untuk terus mendidik peserta didik dengan nilai moderasi beragama sejak dini,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Imam Buchori menjelaskan guru PAI harus menjadi penggerak dalam kampanye moderasi beragama di sekolah. st

You Might Also Like

Lanal Semarang Dukung Pemusnahan Ribuan Karung Bawang Bombay Ilegal
Subsidi KA Perintis 2021 Rp 211,7 Miliar, KA Batara Kresna Terima Rp 8,1 Miliar
UNDIP Gelar Ujian Mandiri S1 lewat Online CAT
Semarang Masuk Tiga Besar Kota Tertoleran di Indonesia
Presiden Jokowi Resmikan Tol Ciawi-Sukabumi Ruas Cigombong-Cibadak
TAGGED:Dari Dampak Negatif MedsosGuru PAI Awasi MuridHeadlineJatengdaily.comStafsus Menag
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?