By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Stafsus Menag RI Serahkan Bantuan saat Kunjungi Situs Sejarah Masjid Tua Patimburak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Stafsus Menag RI Serahkan Bantuan saat Kunjungi Situs Sejarah Masjid Tua Patimburak

Last updated: 24 September 2022 05:13 05:13
Jatengdaily.com
Published: 23 September 2022 12:06
Share
Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Ishfah Abidal Aziz yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Luksen Jems Mayor beserta sejumlah pejabat eselon III maupun Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Fakfak berkesempatan menyerahkan bantuan untuk menunjang aktivitas peribadatan di situs sejarah tersebut.Foto:Kemenag
SHARE

FAKFAK (Jatengdaily.com) – Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Ishfah Abidal Aziz didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Luksen Jems Mayor beserta sejumlah pejabat eselon III maupun Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Fakfak berkesempatan menyerahkan bantuan untuk menunjang aktivitas peribadatan di situs sejarah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan saat mengunjungi situs sejarah masjid tua Patimburak di distrik Kokas, Kabupaten Fakfak. Bantuan dari Kementerian Agama diterima langsung oleh imam masjid setempat.

“Semenjak kami berada di Kabupaten Fakfak, kami telah menemukan kearifan lokal yang luar biasa, hanya keramahan, hanya kesantunan dan keindahan alam yang luar biasa. Jika diungkapkan, maka Fakfak termasuk distrik Kokas di dalamnya laksana sepenggal surga kecil yang ada di bumi,” sebut stafsus Menag RI dikutip dari laman Kemenag RI.

Ishfah Abidal Aziz juga mengajak seluruh warga untuk terus memupuk persaudaraan dan kekeluargaan. Termasuk mengharapkan agar bantuan yang diberikan dapat dijaga dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

“Mari kita bangun rasa bangga sebagai warga distrik Kokas, warga Fakfak. Kita jaga kesucian Fakfak dengan terus membangun kebersamaan,” ucapnya.

“Kami berharap, masjid tua ini bisa menjadi contoh dan teladan bagaimana rumah ibadah dapat menjadi pusat edukasi umat dan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat serta menyatukan dan merawat persaudaraan diseluruh masyarakat dilingkungannya. Masjid tua Patimburak juga bisa menjadi contoh dimana rumah ibadah menjadi tempat pemersatu persaudaraan dan persahabatan,” tandas Stafsus yang akrab disapa Gus Alex.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor mengajak semua masyarakat Kokas untuk terus bersama-sama mewartakan toleransi dan moderasi beragama. Kata Luksen Jems Mayor tradisi persahabatan dan persaudaran sangat terlihat jelas selama mereka tiba di Kabupaten Fakfak.

“Kita semua mengharapkan agar Kokas semakin baik, semakin maju dan berkembang. Dengan mengunjungi tempat ini, maka lengkaplah sudah referensi saya untuk berbicara toleransi dan kerukunan,” imbuh Kakanwil Kemenag Papua Barat.

“Secara Pribadi dan atas nama keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Papua Barat kami menghaturkan rasa terima kasih yang besar kepada Gus Alex yang sudah menyediakan waktunya datang berkunjung kemari dan menyerahkan bantuan di tanah Kokas,” tandas Luksen Jems Mayor.

Sebelumnya, Raja Wertuar, Musa Haremba menyebut, Kedatangan Staf Khusus Menteri Agama RI dan Kakanwil Kemenag Papua Barat beserta rombongan merupakan satu sukacita serta berkat tersendiri bagi mereka. Disampaikannya, Masjid ini dibangun pada tahun 1870 silam dan menjadi saksi sejarah perkembangan agama Islam di tanah Papua

“Masjid ini juga melambangkan persatuan dan persaudaraan. Saat didirikan, tidak hanya melibatkan warga muslim, namun juga melibatkan warga yang beragama Kristen Protestan maupun Katolik, jadi kita disini bersaudara dan akan terus bersama-sama,” kata Musa Haremba.st

You Might Also Like

Dukung Rembang Bebas Covid-19, Semen Gresik Bagikan Masker dan APD
MUI Keluarkan Fatwa Umat Islam Berhenti Konsumsi Produk Perusahaan Pendukung Israel
Presiden Prabowo akan Terima Kunjungan Resmi PM Albanese ke Indonesia
Kodam IV/Diponegoro Manfaatkan Lahan 269.906 Meter Persegi untuk Produksi Pangan
Usai OTT KPK Bupati Pati, Wagub Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Pati Kondusif
TAGGED:Kunjungi Situs Sejarah Masjid Tua Patimburakmasjid tua Patimburak di distrik Kokasserahkan bantuanStafsus Menag RI
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?