By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: STBM untuk Cegah Bertambahnya Limbah Rumah Tangga
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

STBM untuk Cegah Bertambahnya Limbah Rumah Tangga

Jatengdaily.com
Published: 24 Mei 2022 20:30
Share
Programer Kesling Puskesmas Karanganyar I Sukri SKM SKep Ners saat pembinaan STBM di Desa Karanganyar. Foto : ist
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Limbah rumah tangga kian tak terbendung jumlahnya, seiring perkembangan jumlah penduduk dan pemukiman yang semakin padat. Bahkan keberadaan limbah rumah tangga kini menjadi perhatian banyak pihak, sehubungan dampak negatif yang ditimbulkannya.

Melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Kepala Puskesmas Karanganyar I dr Siti Anisah yang di wakili Kepala TU Puskesmas Karanganyar I Joko Sutoko, SKep Ners menyampaikan, dari lima pilar STBM sejauh ini semua desa di wilayah Puskesmas Karanganyar I sudah mencapai tiga pilar STBM. Kecuali Desa Karanganyar yang sudah mencapai empat pilar.

Bahkan karenanya, Desa Karanganyar ditetapkan sebagai desa ODF atau desa yang sudah tidak ada warganya buang air besar (BAB) sembarangan. “Namun STBM tidak hanya BAB sembarangan. Di antara lima piral tersebut masih ada yang belum terpecahkan yaitu limbah rumah tangga padat dan cair,” terangnya, Selasa (24/5).

Limbah rumah tangga dimaksud seperti buangan air dari tempat cuci piring dan kamar mandi. Saat ini masih banyak yang dialirkan di got secara langsung tanpa penyaringan ataupun peresapan.

Di sisi lain, Programer Kesling Puskesmas Karanganyar I Sukri SKM SKep Ners menambahkan, pembuangan limbah rumah tangga secara sembarangan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat sekitar. Beberapa penyakit tersebut adalah diare, tipus, kolera, penyakit jamur, juga penyakit cacingan.

“Bahkan stunting dan gizi buruk juga akibat dari limbah yang tidak ditangani dengan baik,” imbuhnya.

Di wilayah Puskesmas Karanganyar I, kasus diare semua umur sekitar 14,9% disebabkan faktor lingkungan. Maka diimbau kepada warga desa Karanganyar untuk bersama-sama melakukan pengelolaan limbah rumah tangga. Sehingga permasalahan-permasalahan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan bisa teratasi dengan baik.rie-st

You Might Also Like

Ini Tips Pilih Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK
Polisi Amankan 19 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Penyidikan Kasus Robot Tading Net89 Tetap Berlanjut, Meski Satu Tersangka Meninggal
Kolaborasi Pemprov Jateng dan Pemkab Grobogan, Ganjar Cek Realisasi Perbaikan Jalan
Peduli Rob, Baznas Salurkan Bantuan 260 Paket Sembako dan 250 Kilogram Beras
TAGGED:buang air besar (BAB)Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)STBM untuk Cegah Bertambahnya Limbah Rumah Tangga
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?