By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tim DVI Masih Terus Identifikasi Korban Gempa Cianjur
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tim DVI Masih Terus Identifikasi Korban Gempa Cianjur

Jatengdaily.com
Published: 12 Desember 2022 09:59
Share
Deputi Bidang Sitem dan Strategi BNPB sambangi pos pengaduan orang hilang DVI Polda Jabar di RSUD Sayang, Cianjur. Foto: BNPB
SHARE

CIANJUR (Jatengdaily.com)- Penanganan bencana gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11) yang lalu, masih berlanjut.

Salah satu proses penanganan yang masih dilakukan ialah identifikasi korban meninggal dunia yang dilakukan oleh Tim Identifikasi Korban Bencana yang lebih dikenal dengan Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan, tim DVI menjadi bagian dari pendataan korban yang dikeluarkan oleh Posko Tanggap Darurat Gempa Cianjur.

“Data korban yg dikeluarkan oleh data center di posko salah satunya dari DVI yang ada di RSUD Sayang Cianjur ini,” kata Raditya saat menyambangi Pos DVI di RSUD Sayang, Cianjur, dilansir dari laman BNPB, Senin (12/12/2022).

Dirinya menambahkan, penanganan gempa Cianjur ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran.

“Pembelajaran dari Cianjur sebagai salah satu mekanisme terintegrasi dari sisi data yang akan disampaikan kepada publik,” lanjutnya.

“Ke depannya diharapkan kolaborasi lebih intens dengan tim DVI terutama dalam proses respon tanggap darurat,” pungkas Radit.

Pada kesempatan yang sama, Dokter Puspa Yuwi yang menjadi salah satu personil tim DVI Polda Jawa Barat berujar, DVI melakukan pendataan berdasarkan adanya laporan kehilangan dari keluarga maupun kerabat.

“Pos ante mortem yang menerima pelaporan orang hilang, dengan menggali sebanyak mungkin ciri-ciri fisik ketika hidup dan mengumpulkan bukti identitas orang yang dilaporkan hilang tersebut serta mengambil sampel DNA keluarga,” ujar Dokter Puspa.

Sementara itu Dokter Ihsan Wahyudi selaku Dokter Forensik yang bertugas menangani identifikasi jenazah menjelaskan, setelah pos ante mortem selanjutnya pos post mortem yang salah satu tugasnya melakukan pencocokan data dari jenazah yang ditemukan dengan data-data orang yang dilaporkan hilang.

“Menerima korban atau jenazah dan melakukan pemeriksaaan secara detail dan identifikasi, kemudian melakukan pengambilan sampel DNA, hingga pemulasaran sesuai permintaan keluarga,” ungkap Dokter Ihsan. she

You Might Also Like

Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol Selama Masa Mudik Lebaran 2024
Openness Rangking Webometrics Unissula Terbaik di Semarang
Jangan Tertipu Pinjol Bodong, Ini 125 Fintech Lending yang Terdaftar di OJK
Genap Delapan Tahun LKM Demak Sejahtera, Kantor Cabang Guntur Diresmikan untuk Dekatkan Layanan ke Masyarakat
Santri jadi Stok Pemimpin Masa Depan
TAGGED:gempa cianjurTim DVI
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?