in

TMMD di Demak Berakhir, Momentum Tingkatkan Gotong Royong

Kapok Sahli Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joko Triyanto didampingi Dandim 0716/Demak Letkol Czi Pribadi Setyo Pratama serta Bupati dr Hj Eisti'anah dan jajaran Forkompimda saat meninjau jalan cor beton Desa Kebonagung hasil TMMD Reguler ke-114 tahun anggaran 2022. Foto: sari

DEMAK (Jategdaily.com) – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 114 tahun 2022 tingkat Kodim 0716/Demak di Desa/Kecamatan Kebonagung resmi berakhir, Rabu (24/8). Sejumlah kegiatan fisik selesai dikerjakan 100 persen, begitupun sasaran kegiatan non-fisik telah dilaksanakan.

Kapok Sahli Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joko Triyanto yang hadir mewakili Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan, penutupan TMMD hendaknya dapat menjadi momentum meningkatkan semangat dan gotong-royong dalam akselerasi program pemerintah menuju kesejahteraan rakyat.

Sinergitas positif dalam mengatasi permasalahan bangsa harus senantiasa dipelihara. Maka terimakasih disampaikan kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu moril dan materiil sehingga TMMD berjalan lancar.

“Mohon maaf jika ada tutur kata dan sikap anggota yang kurang berkenan selama berlangsungnya TMMD. Mari pelihara kemanunggalan TNI rakyat yang telah terjalin, serta gotong-royong sebagai warisan budaya bangsa. Selain juga tentunya memelihara hasil TMMD yang telah terbangun,” ujarnya.

Pada saat sama Dandim 0716/Demak Letkol Czi Pribadi Setyo Pratama menjelaskan, sasaran pekerjaan fisik yang tuntas dalam 32 hari berkat gotong-royong juga kemanunggalan TNI dan rakyat Desa Kebonagung itu meliputi, pengecoran jalan di RT 01 RW 01, lanjut ke wilayah jalan RT 02 RW 01, bersambung lagi ke wilayah jalan RT 01 RW 06, serta menyambung lagi di jalan wilayah RT 03 RW 01. Semuanya dengan volume sama yakni masing-masing sepanjang 123 meter, lebar 4,5 meter dan ketebalan 0,20 meter.

“Selain pengecoran jalan utama desa, ada pula pengecoran jalan pertanian di dua titik lokasi. Yakni lokasi pertama sepanjang 200 meter, lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter, sementara yang kedua sepanjang 71 meter, lebar 2 meter dan tebal 0,15 meter,” kata Dandim.

Sedangan menjadi program unggulan adalah pemugaran empat unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan anggaran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Demak masing-masing senilai Rp 15 juta. Adapun kepemilikan RTLH yang diperbaiki atas nama Sodikun, Maghfiroh, Siti dan Sutarjo. Di samping pembangunan tempat penampungan sampah.

Sementara kegiatan non-fisik antara lain penyuluhan tentang bahaya narkoba berkoordinasi Polres Demak, serta vaksinasi pencegahan covid-19 berkoordinasi Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kebonagung. Selain itu juga penyuluhan anti-radikalisme, pendidikan bela negara serta materi tentang ketahanan dan keamanan, juga pembekalan wawasan kebangsaan.

Di sisi lain Bupati Demak dr Hj Eisti’anah menuturkan, TMMD sangat membantu pemda alam upaya pemerataan dan percepatan pembangunan. Terlebih tidak semua daerah mendapatkan kesempatan. Beda halnya dengan TMMD Sengkuyung yang dapat rutin dilaksanakan tiap kabupaten.

Sementara mengenai capaian luar biasa TMMD Reguler ke-114 tahun 2022 di desa berpenduduk 5.000 jiwa tersebut, Bupati Eisti’anah menyampaikan terimakasih. Sebab seiring adanya peningkatan akses infrastruktur diyakini berimbas pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. rie-yds

Written by Jatengdaily.com

Daerah Imunitas Rendah Gencarkan Vaksinasi COVID-19

Renovasi TMII Hampir Rampung, Diharapkan jadi Destinasi Wisata Rakyat