By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: TPA BLE Banyumas Bisa Tampung 75 Ton Sampah Per Hari
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

TPA BLE Banyumas Bisa Tampung 75 Ton Sampah Per Hari

Last updated: 8 Juli 2022 08:16 08:16
Jatengdaily.com
Published: 8 Juli 2022 08:16
Share
TPA BLE Banyumas. Foto: kemenpur
SHARE

BANYUMAS (Jatengdaily.com) – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas dibangun untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengelolaan sampah Banyumas.

Pembangunan TPA telah dirampungkan pemerintah melalui Kemneterian PUPR dan diresmikan Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti Rabu (6/7/2022).

“TPA BLE ini dibangun dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Banyumas,” kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti dilansir laman kemenpupr.

TPA BLE dibangun dengan biaya sebesar Rp49,7 miliar rupiah dengan komposisi anggaran dari APBN sebesar Rp41,9 miliar (84,31%) dan APBD sebesar Rp7,8 miliar (15,69%). Hal ini merupakan bentuk sinergi untuk pembangunan dan pengelolaan TPA. Pelaksanaan pembangunan dimulai sejak Oktober 2020 dan selesai pada Desember 2021.

Lingkup pekerjaan yang menjadi fokus Kementerian PUPR antara lain gedung pengolahan sampah, jalan operasional dan halaman gedung, saluran drainase, gedung sanitair, mushola, ruang genset dan fire hydrant, landfill, Instalansi Pengolahan Limbah (IPL), hydrant ground reservoir, penyediaan air bersih, serta penataan lahan dan landscape.

TPA BLE mampu menampung sampah 75 ton/hari dengan konsep memproses residu sampah yang berasal dari TPS 3R, TPST atau PDU yang ada di Banyumas. Residu sampah yang masuk langsung secara otomatis dicacah dan dipilah, kemudian hasil pilahan diproses lebih lanjut untuk dimanfaatkan.

“Sampah organik kita olah menjadi kompos dan dibagikan kepada para petani sebagai bantuan pupuk, sedangkan untuk sampah non organik akan diolah dan dicetak misalnya dalam bentuk paving atau genting plastik,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyumas Junaedi.

“Diharapkan dengan menerapkan penanganan secara terpadu seperti itu, Kabupaten Banyumas dapat mencapai target Zero Waste pada tahun 2022,” tutur Direktur Sanitasi Ditjen Cipta Karya Tanozisochi Lase. yds

You Might Also Like

Gandeng BSSN, Bareskrim Polri Usut Dugaan Kebocoran Data NPWP
Harga Tomat Naik Rp 4.500/Kg, Petani Gembira
Senator Abdul Kholik Usulkan Jateng Selatan Miliki BBWS Tersendiri
Raffi Ahmad Bantu Ganti Kapal Nelayan Pak Aco Yang Terombang Ambing di Laut Berjam-jam
Tingkatkan Layanan Kendaraan Listrik, PLN Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru 
TAGGED:kemenpuprtempat pemrosesan akhirTPA BLE Banyumas
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?