By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Undip Hibahkan Alat Produksi Asap Cair di Desa Kataan Temanggung
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Undip Hibahkan Alat Produksi Asap Cair di Desa Kataan Temanggung

Last updated: 25 Agustus 2022 17:00 17:00
Jatengdaily.com
Published: 25 Agustus 2022 17:00
Share
Dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika Undip melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pemberdayaan kelompok tani organik di UMKM Ngudi Makmur 1 Desa Kataan Temanggung, belum lama ini. Foto:dok
SHARE

TEMANGGUNG (Jatengdaily.com) – Dalam rangka pemberdayaan kelompok tani organik, melalui mekanisme produksi pestisida nabati, Undip menghibahkan alat produksi asap cair kepada UMKM Ngudi Makmur yang berada di Desa Kataan, Kabupaten Temanggung, belum lama ini.

Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tersebut, Fakultas Sains dan Matematika Undip, diharapkan dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mendukung para pelaku UMKM supaya dapat terus berinovasi.

Adapun para anggota dalam kegiatan tersebut terdiri atas Dr. Dra. Susiana Purwantisari, MSi, dan Ir. Eflita Yohana, MT, PhD, serta Anindya Ardiansari, SE, MM. dengan membuat alat pirolisis yang digunakan untuk memproduksi asap cair. Dengan adanya alat pirolisis ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Kataan.

Menurut Dr. Susiana Purwantisari, pirolisis sendiri merupakan suatu proses metode pemanasan zat tanpa adanya oksigen dalam mengurai komponen penyusun suatu zat/senyawa.

Secara garis besar, alat tersebut dapat memproduksi pestisida nabati dari trmpurung kelapa melalui proses pirolisis, kondensasi dan fermentasi. Dengan produk akhir yang diberi nama sebagai asap cair (Liquid Smoke).

Dia mengungkapkan, bahwa penggunaan asap cair terbagi atas beberapa aspek atau tingkatan. Tingkatan ini dimaksudkan berdasar kualitas asap cair yang didapatkan yang disesuaikan dengan tujuan penggunaannya.

Pada tingkat pertama digunakan untuk prngawetan makanan siap saji, dengan cara diaplikasikan langsung pada makanan. Sedangkan pada tingkat kedua digunakan sebagai pengawetan bahan makanan yang sifatnya masih mentah, dan tingkat ketiga dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida.

Disamping itu, sisa endapan produksi asap cair dapat digunakan sebagai bahan pengawet kayu yang dilakukan dengan merendam kayu tersebut.

Agus Mawardi, selaku petani dan Ketua UMKM Ngudi Makmur I menyampaikan bahwa dengan adanya alat pirolisis ini sangat bermanfaat bagi dirinya selaku petani maupun sebagai bagian dari UMKM.

Untuk itu, dia berharap agar nantinya alat ini dapat digunakan untuk produksi secara masal, sehingga dapat digunakan dan menambah pendapatan para anggota dan masyarakat.st

You Might Also Like

Program GoZero Telkom Raih Penghargaan ESG Sustainability Ratings 2025
Banjir Rendam Perumahan di Tangerang Selatan, Warga Ngungsi
Delapan Mahasiswa Internasional Kuliah di Farmasi Unissula
Peringati Dies Natalis, ITB Semarang Fasilitasi Mahasiswa Kurang Mampu
Perkuat Hubungan Bilateral, Presiden Prabowo Terima Kunjungan Utusan Khusus dari Mesir dan PEA
TAGGED:Desa Kataan TemanggungFakultas Sains dan Matematika UNDIPProgram Kemitraan Masyarakat (PKM)Undip Hibahkan Alat Produksi Asap Cair
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?