By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Akses Padamkan Titik Api TPA Jatibarang Sulit, akan Datangkan Water Bombing Hari Ini
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Akses Padamkan Titik Api TPA Jatibarang Sulit, akan Datangkan Water Bombing Hari Ini

Last updated: 9 Oktober 2023 10:01 10:01
Jatengdaily.com
Published: 9 Oktober 2023 10:01
Share
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di TPA Jatibarang. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Akses pemadaman titik api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, terhitung sulit. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, untuk mengirimkan helikopter yang berisi water bombing guna mempercepat pemadaman kebakaran.

Helikopter yang bersisi water bombing itu rencananya akan tiba di Kota Semarang pada Senin (9/10/2023). Sedangkan pemadamannya dimulai pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Dikatakan, pemadaman titik api di TPA Jatibarang terkendala lokasi yang cukup luas. Di samping itu, akses masuk ke lokasi juga cukup sulit. Tak pelak, pemadaman itu membutuhkan penggunaan helikopter yang berisi water bombing.

“Makanya mau tidak mau, kita harus menggunakan heli water bombing,” ungkap Nana, saat meninjau pemadaman TPA Jatibarang, Minggu (8/10/2023) malam dilansir dari laman humas Prov. Jateng.

Dia menyebut, area yang terbakar cukup luas, yakni sekira lima hektare meliputi tiga hektare di zona 3, dan dua hektare di zona 4 TPA tersebut.

Nana membeberkan, setiap hari sebanyak 150-200 orang personel melakukan upaya pemadaman di TPA Jatibarang. Yakni, dari unsur pemadam kebakaran, BPBD, TNI/ Polri dan relawan. Mereka bekerja 24 jam setiap hari.

Di sekitar lokasi kebakaran, dapur umum disiapkan untuk mememuhi kebutuhan logistik petugas. Truk tanki air juga disiapkan di lokasi, agar mobil pemadam kebakaran tidak perlu mondar mandir mengambil air. Saat ini api sudah mulai mengecil dan asap juga sudah sangat berkurang.

“Langkah-langkah (pemadaman) ini sudah berjalan. Api sudah mulai mengecil walaupun titik-titiknya masih cukup banyak,” kata dia.

Terkait kerugian materi, Nana mengungkapkan, terjadinya kebakaran TPA membuat tiga anak sapi mati. Pihaknya akan membicarakan mengenai bantuan yang bisa diberikan kepada peternak, dengan Pemerintah Kota Semarang.

Sebagaimana diketahui, kabakaran yang terjadi di TPA Jatibarang pada Jumat (6/10/2023) menimbulkan asap tebal. Asap tersebut sampai ke pemukiman warga sekitar.

You Might Also Like

Eko Sasono, Dosen STIE Semarang Raih Doktor dari Undip
Dari Guru SD dan SMP, Dosen FKIP Unissula Imam Kusmaryono Kini Raih Gelar Profesor
Pemerintah Pastikan Tambahan Tempat Isolasi dan Perawatan Pasien Covid-19 Siap Beroperasi
Pelabuhan Batang Siap Beroperasi untuk Bongkar Muat
Empat Mahasiswa Fakultas Psikologi UNDIP Peroleh Beasiswa IISMA
TAGGED:TPA Jatibarang kebakarwater bombing
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?