By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Antisipasi DBD, Dinkes Jateng Minta Warga Waspada saat Pancaroba
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi DBD, Dinkes Jateng Minta Warga Waspada saat Pancaroba

Last updated: 7 Desember 2023 05:34 05:34
Jatengdaily.com
Published: 7 Desember 2023 09:00
Share
Ilustrasi. Foto: pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Memasuki pancaroba musim, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah meminta warga mewaspadai munculnya penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD). Meski terjadi tren penurunan kasus selama 2023, Dinkes meminta warga tidak lengah, dan selalu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan.

Hal itu disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Irma Makiah mengatakan, terjadi tren penurunan kasus DBD di 2023. Bila dibandingkan dengan 2022, kasus (incident rate) hingga September tercatat 5.814 kasus.

“Tercatat dengan jumlah IR sebanyak 5.814 kasus, jumlah Case Fatality Rate 362 kasus. Sementara dibandingkan 2022 ada 12.476 kasus, dengan angka kematian mencapai 260 kasus,” tuturnya, dilansir dari laman humas Prov Jateng, Kamis (7/12/2023).

Ditambahkan, turunnya kasus DBD di 2023, disebabkan beberapa hal, termasuk kemarau panjang. Oleh karena itu, Irma menyarankan agar warga tetap mewaspadai kasus DBD, terutama musim pancaroba.

Menurut Irma, dengan meningkatnya intensitas hujan dan suhu yang belum stabil, menjadi zona yang nyaman bagi nyamuk berkembang biak. Oleh karenanya, Irma menyarankan warga rajin mengecek tampungan air dan membersihkan lingkungan.

Ia menjelaskan, telur-telur nyamuk Aedes dapat bertahan dan menjaga kondisinya agar tetap kering. Saat musim hujan tiba dan terkena air, telur tersebut akan menetas

“Dengan datangnya musim penghujan, nyamuk akan lebih aktif untuk bertelur, karena tempat berkembang biak dan pertumbuhan jentik nyamuk, yaitu genangan air, lebih banyak tersedia di musim hujan. Untuk itu, PSN dan 3 M plus harus lebih digiatkan, melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J),” ujar Irma.

Selain DBD, Irma juga meminta warga mewaspadai penyakit yang kerap kali menyerang saat pancaroba. Seperti, alergi dan penyakit yang berhubungan dengan pernapasan. she 

You Might Also Like

Perluas Digitalisasi Logistik di Pulau Jawa, Logee Resmi Operasikan Gudang di DIY, Jateng dan Jatim
Unissula Perkokoh Posisinya Sebagai PTS Terbaik di Jateng
Tenggelam di Jembatan Cilosari BKT Semarang, Suparman Ditemukan Meninggal Dunia
Status Darurat Bencana Pati Diperpanjang Hingga 6 Februari 2026
Jelang Mudik, Gubernur Jateng Bersama Kapolri Cek Kesiapan Pos Terpadu dan Layanan Valet Ride
TAGGED:Dinkes JatengPancarobaWaspadai DBD
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?