By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Antisipasi Kebakaran, Mbak Ita Instruksikan Camat dan Lurah Petakan Lahan Kering
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi Kebakaran, Mbak Ita Instruksikan Camat dan Lurah Petakan Lahan Kering

Last updated: 9 Oktober 2023 20:34 20:34
Jatengdaily.com
Published: 9 Oktober 2023 20:34
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menginstruksikan kepada para Camat dan Lurah untuk melakukan pendataan dan memetakan lahan kering di wilayahnya masing-masing. Hal itu guna mengantisipasi persoalan kebakaran lahan kosong.
Jika ditemukan lahan kosong yang ditumbuhi ilalang serta rumputnya mengering, dia menginstruksikan untuk segera dilakukan pembersihan.

Hal ini menyusul banyak kejadian kebakaran di Kota Semarang yang terjadi pada lahan kering. Dari data Dinas Pemadam Kota Semarang, dari 138 kebakaran, kebanyakan objek yang terbakar adalah lahan kosong.

“Pak Lurah dan Camatn kami minta untuk data dan membuat surat imbauan di wilayahnya yang memiliki lahan kosong agar dilakukan pembersihan. Maksudnya kalau lahan terbebas dari alang-alang kering, harapannya terhindar dari ancaman kebakaran,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya usai Rapat Koordinasi Kewaspadaan Wilayah Terhadap Bencana Kebakaran di Balai Kota Semarang, Senin (9/10/2023).

Mbak Ita mengakui, ratusan kasus kebakaran yang terjadi di Kota Semarang pada kemarau tahun ini, memang menyulitkan petugas Damkar. Apalagi jika terjadi beberapa kasus kebakaran yang waktunya bersamaan.

Dan yang terjadi saat ini kebakaran di TPA Jatibarang membuat para petugas Damkar harus mengeluarkan tenaga extra untuk segera menuntaskan masalah itu. Maka jika ada kasus kebakaran di waktu yang sama, akan membuat konsentrasi memadamkan TPA Jatibarang menjadi terhambat.

“Sebetulnya El Nino ini salah satu dampaknya adalah masalah kebakaran. Seperti upaya pemadaman kebakaran di TPA Jatibarang, jika pada saat bersamaan ada kebakaran misal di Genuk, Wonosari, dan tadi malam di sekitar area The Park Mall, tentu akan menyulitkan. Dan ini ternyata kasus kebakaran alang-alang semua. Sehingga dari tadi malam itu ada upaya pemadaman serentak dan waktunya berbarengan. Itu tentu sangat menyulitkan petugas pemadam,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk melakukan penanganan kebakaran di lahan kering. Selain itu Mbak Ita juga meminta Perhutani juga ikut melakukan pemetaan lahan-lahan kering di wilayah yang dikelolanya.St

You Might Also Like

Fasilitas dan Tenaga Kesehatan Berbagai Daerah Siap Tangani Pasien COVID-19
LPS Sebut Ketidakpastian Global Tidak Ganggu Stabilitas Perbankan Indonesia
Respons Potensi Kekeringan Panjang, Presiden Tinjau Pompanisasi di Kotawaringin Timur
63 Persen Wilayah Indonesia Terdampak El Nino, Puncaknya Agustus dan September 2023
Bantu Selamatkan 266 Anjing dari Jagal, Pemkot Semarang Mendapat Apresiasi Komunitas Pecinta Hewan
TAGGED:Antisipasi Kebakarandan Lurah Petakan Lahan KeringInstruksikan CamatMbak Ita
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?