By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bawaslu Jateng Antisipasi Politik Identitas
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bawaslu Jateng Antisipasi Politik Identitas

Last updated: 5 Maret 2023 10:34 10:34
Jatengdaily.com
Published: 5 Maret 2023 10:34
Share
Ketua Bawaslu Jateng Muhammad Amin . Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah (Jateng) meminta seluruh partai politik (parpol) agar tidak berkampanye di lingkungan tempat ibadah. Pihaknya bakal menggerakkan jajarannya di 35 kabupaten kota Jateng dan menggandeng para tokoh lintas agama untuk antisipasi mencegah munculnya politik identitas SARA yang rawan terjadi pada Pemilu 2024.

“Kita libatkan semua lapisan masyarakat untuk pengawasan partisipatif. Kita juga ada pemantau pemilu, ada juga kita gandeng saka pramuka. Semua stakeholder kita libatkan untuk menangkal politik identitas SARA,” kata Ketua Bawaslu Jateng Muhammad Amin di Semarang, Jumat (3/3/2023).

Dia menyebut sesuai Dalam Pasal 280 ayat 1 huruf h Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bahwa pelaksana, peserta dan tim kampanye dilarang menggunakan fasilitas tempat ibadah dan tempat pendidikan. Mengingat muncul adanya isu partai politik tertentu yang menggaungkan penggunaan politik identitas dalam kegiatan politik bakal bersurat ke partai politik agar tidak melakukan kampanye terselubung.

“Kita maksimalkan tugas pencegahan dan penindakan. Lalu surat himbauan kepada para partai politik agar tidak melakukan kampanye-kampanye terselubung. Misalnya sosialisasi calon pasangan kok di masjid, itu dilarang. Jadi aturannya sudah jelas. Kami ingatkan dan terus sosialisasi ke masyarakat hindari politik identitas SARA. Karena hal ini tidak sesuai dengan asas di Pemilu negara kita,” ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada semua partai politik agar menggelar kampanye secara sehat sehingga terwujud pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil (luber jurdil) dan berintegritas.

“Jateng masih kondusif, belum ada riak-riak. Tapi kita Bawaslu harus antisipasi dan deteksi dini,” tandasnya. adri-yds

You Might Also Like

Iqbal Minta Kader Golkar di Daerah Mantapkan Konsolidasi Pemenangan
Timnas U-20 kalahkan Argentina, Erick Thohir Berpesan Jangan Jemawa
38 Negara Akan Hadir, Indonesia Jadi Tuan Rumah MTQ Internasional
Tambah Klaster Baru, Kota Semarang Batal Terapkan ‘New Normal’
BNPB Ingin Kawinkan Ketahanan Pangan dan Pencegahan Bencana Alam
TAGGED:bawaslu jatengpemilu 2024politik identitas
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?