Loading ...

Belum Semenit Diresmikan, Pasar Murah Bungo Laris Diborong Warga

pasar murah Demak 2

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah saat meninjau stan-stan Pasar Murah Kabupaten Demak dalam rangka memeringati Hari Jadi Kabupaten Demak ke-520 dan menghadapi Ramadhan 1444 H/ 2023 M di Bungo Wedung. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com)- Pasar murah dalam rangka menyongsong Hari Jadi Kabupaten Demak ke-520 dan Bulan Ramadhan 1444 H/2023 M di halaman sekolah Yayasan Roudhotut Tholibin Bungo Wedung sukses terselenggara, Senin (20/3). Bahkan belum genap semenit diresmikan Bupati dr Hj Eisti’anah, banyak sekali paketan sembako murah dan produk UMKM yang semula tertata rapi di meja-meja stan ludes diborong warga.

Bupati Eisti’anah menyampaikan, pasar murah melibatkan tak hanya OPD, BUMD, BUMN, dan Pemerintah Kecamatan, namun juga para pelaku UMKM.
“Tujuannya tentu selain meringankan beban masyarakat khususnya menjelang Ramadhan yang acap kali diiringi kenaikan harga pangan atau sembako, juga agar UMKM sebagai penyangga perekonomian daerah turut terangkat,” kata bupati

Mengapa UMKM? Sebab hanya UMKM yang mampu bertahan di tengah gempuran krisis ekonomi. Termasuk saat pandemi corona melumpuhkan kehidupan sosial di muka bumi ini dua tahun lalu, hanya UMKM dapat tetap eksis, meski harus merubah sistem penjualan ke sistem online.

“Maka itu dukungan penuh diberikan pemkab untuk semakin membangkitkan dan mengembangkan sektor UMKM. Mulai dari pemberian bantuan modal, memberikan pendampingan mulai dari pelatihan produksi, packaging hingga penjualan,” imbuh bupati.

Bahkan pemkab juga telah menggulirkan gerakan bela-beli produk UMKM Demak di lingkup ASN, utamanya saat menjelang Idul Fitri nanti. Serta mengemasnya sebagai buah tangan bagi tamu-tamu Pemda saat kunjungan kerja ke DEMAK.

“Selain untuk menumbuhkan kecintaan pada produk lokal, lagi-lagi dimaksudkan agar UMKM di Kabupaten Demak semakin dikenal pangsa pasar luar,” tandas bupati.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Demak H Iskandar Zulkarnain menambahkan, selain diikuti OPD dan kecamatan di lingkungan Pemkab Demak, menjadi peserta pasar murah adalah gabungan organisasi wanita (GIW), BUMD dan BUMN. Di samping pelaku UMKM tentunya.

“Dalam rangka meringankan beban masyarakat narang-barang yang dijual OPD maupun BUMD dan BUMN dijual murah di bawah pasaran. Dengan memberikan subsidi antara Rp 10 ribu hingga Rp 40 ribu rupiah. Produk yang dijual aneka ragam, namun produk pangan lebih mendominasi untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu Kades Bungo Kecamatan Wedung Slamet sangat bersyukur pasar murah dilokasikan di Bungo. Sehingga banyak membantu warga Bungo khususnya dan Wedung pada umumnya, yang notabene warga nelayan dan penghasilannya sangat tergantung pada cuaca bagus.

Turut hadir mendampingi Bupati meninjau stan pasar murah adalah Sekda H Akhmad Sugiharto, serta jajaran Forkompimda Kabupaten Demak. Selain juga Camat Wedung Mulyanto berikut kades-kades di wilayah kecamatan paling utara Kabupaten Demak itu. rie-she