By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Buka Musrenbang tingkat Kecamatan, Mbak Ita Fokuskan Pemberdayaan Masyarakat di Tahun 2024
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Buka Musrenbang tingkat Kecamatan, Mbak Ita Fokuskan Pemberdayaan Masyarakat di Tahun 2024

Last updated: 9 Februari 2023 21:24 21:24
Jatengdaily.com
Published: 9 Februari 2023 21:24
Share
Wali Kota Semarang, Hj Hevearita G Rahayu melihat produk unggulan usai membuka kegiatan Musrenbang Kecamatan. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Mijen, Kamis (9/2) Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong output perencanaan pembangunan 2024 lebih berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Hal ini, lanjut Ita sapaan akrab Wali kota Semarang sesuai dengan arahan Presiden RI terkait empat program prioritas pembangunan. Tak hanya itu, menurut Ita, infrastruktur di Kota Semarang juga dinilai relatif sudah bagus.

“Sesuai arahan bapak Presiden, pada 2023 hingga 2024 harus melakukan program upaya pengendalian inflasi, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan stunting. Keempat hal ini saling beririsan dan berkaitan,” ungkap Ita. Karena itu, pihaknya meminta kepada kelurahan dan tokoh masyarakat untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Meski demikian, Ita juga tak mengesampingkan program infrastruktur. Dirinya meminta pembangunan infrastruktur lebih detail melihat keadaan wilayah dan dilakukan per cluster. Dicontohkannya, untuk wilayah Semarang atas dengan kondisi dan potensi longsor maka harus lebih berfokus pada pengendalian penghijauan. Sedangkan untuk irigasi atau jaringan pada wilayah Muktiharjo Kidul, Pedurungan dan Genuk.

Pada skala kota, lanjut Ita, selain berfokus pada empat arahan presiden juga pada infrastruktur pengendali banjir dan investasi. Pada program pengendalian banjir, pada 2023 dan 2024 akan dilakukan di Kali Plumbon, Jembatan Beringin, tol tanggul laut dan sheet pile bersama Kementrian PUPR.

“Meski dilaksanakan oleh Kementrian PUPR, namun ada bagian-bagian yang tetap harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang seperti pembebasan lahan,” terang Ita. Di hari yang sama, Ita juga membuka 3 kegiatan Musrenbang Kecamatan yakni di Kecamatan Banyumanik, Ngaliyan dan Gunungpati. St

You Might Also Like

Polres Demak dan Forkompimda Gelar Olahraga Bersama
Banjir di Pemalang; 319 Rumah Terendam, 504 KK Terdampak
Pemerintah Putus sementara Akses Grok untuk Lindungi Publik
Semen Baturaja Raih Kredit Sindikasi Berkelanjutan Senilai Rp901,425 Miliar dari Empat Bank
Lebih dari 1.300 Bencana Hingga Akhir Mei 2020
TAGGED:Fokuskan Pemberdayaan MasyarakatMbak ItaMusrenbang tingkat kecamatanwali kota semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?