Cek Kuliah Gratis Bukan Hoaks, Warga Temui Rektor Unpand

unpan

Sujumlah calon mahasiswa baru, para penggiat dan peduli pendidikan dari berbagai kota, menemui Rektor Universitas Pandanaran (Unpand) Semarang Agustien Zulaidah ST MT di kampus Jalan Banjarsari Barat no 1, Pedalangan Semarang, Sabtu (8/4).Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sujumlah calon mahasiswa baru, para penggiat dan peduli pendidikan dari berbagai kota, menemui Rektor Universitas Pandanaran (Unpand) Semarang Agustien Zulaidah ST MT di kampus Jalan Banjarsari Barat no 1, Pedalangan Semarang, Sabtu (8/4).

Pertemuan ini digelar untuk.memastikan bahwa kuliah gratis di kampus tersebut yang dimuat di beberapa media cetak dan online bukanlah kabar hoaks belaka.

Pertemuan di ruang rektorat berlangsung gayeng dan penuh keakraban. Seluruh program Kartu Indonesia Pintar (KIP-Kuliah) dijelaskan secara gamblang oleh Rektor. Tentu, penjelasan ini menghapus keragu raguan mereka terkait dengan kuliah gratis di Unpand ini.

Penggiat peduli pendidikan dari Kota Semarang, Widya S Psi MH, pengelola PKBM MGE Kota Semarang menyatakan, kuliah gratis yang dilaksanakan Unpand ini membuka asa bagi warga tidak mampu, khususnya di Kendal untuk mengenyam bangku perguruan tinggi. ” Kami akan terus mengawal anak anak kami hingga selesai kuliah di sini,” kata Widya.

Rombongan dari Kendal ini cukup banyak, di antaranya ada Babinkamtibmas Limbangan, Dedy yang dengan seksama mengikuti acara pertemuan.

Menurut Dedy, mengapa mengikuti acara ini, adalah untuk memberikan penjelasan selengkap lengkapnya kepada warga, khususnya anak anak usia kuliah. ” Dengan mereka, anak anak yg putus sekolah, yang bisa kuliah gratis, maka persoalan sosial dan kenakalan remaja dapat dikurangi,” kata Dedy.

Sementara itu Rektor Unpand, Agustien Zulaidah ST MT akan membuka ruang lebar lebar bagi calon mahasiswa, warga dan mereka yang peduli pendidikan untuk menjalin komunikasi agar semua terbuka. ,” Sehingga menghilangkan keragu raguan akan bayang bayang hoaks untuk masuk ke Unpand.

Setelah pertemuan Sabtu pagi pukul 10.00, dilanjutkan pertemuan siang hari pukul 13.00 dengan berbagai calon mahasiswa dan penggiat pendidikan lainnya. Dalam kesempatan berbeda, Rektor membuka ruang lebih luas, agar sosialisasi kuliah gratis bisa sampai.lapisan masyarakat terbawah.
Seperti diberitakan, Unpand membuka kesempatan bagi lulusan SMA sederajat tahun 2021/2022/2023 untuk menempuh pendidikan jenjang S-1 dan D-3 di perguruan tinggi yang dikelola Yayasan Abdi Masyarakat itu.

Calon mahasiswa baru tidak dipungut biaya, bahkan mendapatkan beasiswa dari Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) selama masa studi.

Ketua Yayasan, Harini Krisniati. Ia mengatakan kebijakan tersebut untuk membantu lulusan SMA sederajat yang tidak berkesempatan kuliah karena keterbatasan biaya. ‘’Biaya kuliah bukan masalah, selama kuliah gratis. Bahkan mahasiswa akan mendapat uang saku per bulan Rp 950 ribu yg akan ditransfer langsung 1 semester atau 6 bulan yaitu sebesar 5,7 jt yang masuk ke rekening mahasiswa,’’ kata Harini di Kampus Unpand Jl Banjarsari Barat, Pedalangan, Semarang.

Dengan beasiswa KIP-K, jelas dia, mahasiswa bebas biaya SPI, SPP, SKS dan mendapatkan uang saku sampai lulus. Ia berharap kesempatan yang baik ini bisa dimanfaatkan lulusan SMA tahun 2021, 2022, dan 2023, yang belum kuliah. ‘’Pendaftaran bisa lewat online atau offling langsung datang ke kampus,’’ ungkap dia.

Saat ini Unpand membuka dua fakultas yaitu Fakultas Ekonomi yang memiliki program studi S-1 Manajemen, S-1 Akuntansi, S-1 Kewirausahaan, dan D-3 Administrasi Bisnis, serta Fakultas Teknik yang memiliki program studi S-1 Arsitektur, S-1 Teknik Sipil, D-3 Teknik Mesin, dan D-3 Teknik Kimia. St

Exit mobile version