Impor Sapi dari Australia di Stop, Menyusul Temuan Penyakit LSD

1 Min Read
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Badan Karantina Pertanian (Barantan) memutuskan untuk menyetop sementara impor sapi dari Australia berkenaan dengan temuan penyakit Lumpy Skin Diseases (LSD) pada 13 ekor sapi di Pelabuhan Tanjung Priok pada pertengahan Juli 2023.

Penyetopan impor tersebut dilakukan khusus terhadap empat peternakan di Australia yang terduga terindikasi LSD.

Kepala Barantan Bambang menerangkan, penyetopan impor dilakukan selama 60 hari sejak Barantan mengirim surat kepada otoritas Australia pada 12 Juli 2023.

Lebih jauh ia mengatakan, pihak Australia maupun Indonesia siap melakukan pendalaman selama waktu itu untuk menemukan penyebab dan sumber pasti LSD pada 13 ekor sapi impor Australia.

“Kalau hasilnya negatif maka impornya bakal diteruskan impornya. Kalau positif kita hentikan,” ucap Bambang di Kementerian Pertanian, dilansir dari laman PMJNews, Rabu (2/8/2023).

Masih dari keterangannya, saat ini ada 60 peternakan di Australia yang memperoleh izin untuk mengekspor sapi ke Indonesia. she 

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.