By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Dua Remaja di Cirebon Menangis di Depan Ganjar, Curhat TikTok Shop Tutup
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dua Remaja di Cirebon Menangis di Depan Ganjar, Curhat TikTok Shop Tutup

Jatengdaily.com
Published: 9 Oktober 2023 07:45
Share
Bakal calon presiden (bacapres) 2024, Ganjar Pranowo diadang dua remaja putri setelah turun dari panggung Cherbon Guyub di depan Balai Kota Cirebon, Minggu (8/10/2023). Mereka curhat sambil menangis soal penutupan TikTok Shop. Foto:dok
SHARE

CIREBON (Jatengdaily.com)  – Bakal calon presiden (bacapres) 2024, Ganjar Pranowo diadang dua remaja putri setelah turun dari panggung Cherbon Guyub di depan Balai Kota Cirebon, Minggu (8/10/2023). Mereka curhat sambil menangis soal penutupan TikTok Shop.

Dua remaja putri yang diketahui bernama Layla dan Onit itu nekat menerobos kerumunan dan pengamanan sembari berteriak memanggil nama mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu, berkali-kali. “Pak Ganjar, tolong dengarkan kami, Pak,” seru Onit.

Ganjar yang melihat itu, urung memasuki mobil dan bersedia mendengarkan curhatan keduanya. Onit dan Layla mengatupkan kedua telapak tangannya, menandakan bahwa mereka benar-benar memohon untuk didengarkan aspirasinya.

“Penutupan TikTok Shop itu berdampak kepada orang-orang seperti kami. Kami minta tolong pada Bapak,” pintanya.

Sementara itu, Layla menceritakan bahwa ia merupakan korban PHK yang terdampak dari penutupan platform TikTok Shop.

“Setelah ditutup, saya di PHK dari kerjaan yang biasanya jadi host produk kecantikan, Pak,” katanya sembari menyeka air mata.

Keduanya meminta kepada Ganjar untuk memperhatikan nasib orang-orang gang serupa akibat penutupan TikTok Shop. “Kami percaya Pak Ganjar bisa menyelesaikan ini,” tuturnya.

Ganjar Pranowo mendengarkan satu per satu cerita dari Onit dan Layla. Menurutnya, regulasi yang dibuat mestinya berpihak kepada kepentingan negara dan masyarakat, terutama UMKM lokal.

“Kalau ada bisnis yang rusak dan membuat pasar tradisional sepi, maka kita akan melindungi rakyat kita. Regulasi itu berpihak pada rakyat kita,” tandasnya.

Ganjar mendengarkan curhatan mereka, berjanji akan menyampaikan kepada pembuat regulasi agar mendengarkan keluhan orang-orang yang terdampak penutupan TikTok Shop.

Meski tidak lama, Onit dan Layla tampak cukup puas dengan jawaban Ganjar. Sebelum Ganjar pergi, Onit mengucapkan terima kasih berkali kali. “Terima kasih Pak ganjar, sudah berkenan mendengarkan kami. Hati hati Pak jaga kesehatan ya Pak,” ucapnya.St

You Might Also Like

LAZiS Jateng Terus Hadir Kirimkan Bantuan untuk Gaza
Satu Orang Meninggal dan 11 Rumah Rusak Akibat Ledakan Mercon di Magelang
Pertanyakan Tidak Diikutkan PPG Dalam Jabatan 2022, FKTK Kota Semarang Audiensi dengan Dinas Pendidikan
WPA, Cara Puskesmas Mranggen I Halau Stigma HIV/AIDS
Ganjar Dukung Pemberantasan Mafia Tanah
TAGGED:Curhat TikTok Shop TutupDua Remaja di CirebonMenangis di Depan Ganjar
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?