By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Gelar Sarasehan Antikorupsi, Mbak Ita Dorong Penanaman Kejujuran Sejak Dini
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gelar Sarasehan Antikorupsi, Mbak Ita Dorong Penanaman Kejujuran Sejak Dini

Last updated: 3 Mei 2023 19:42 19:42
Jatengdaily.com
Published: 3 Mei 2023 19:42
Share
Wali kota Ir Hj Hevearita G Rahayu memberikan sambutan pada sarasehan antikorupsi di Ruang Lokakrida Gedung Moh Ikhsan Lantai 8, Rabu (3/5). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi peran Inspektorat dan jajarannya dalam upaya pencegahan korupsi di lingkup pemerintahan Kota Semarang. Sehingga, pada tahun 2022 Pemerintah Kota Semarang meraih penghargaan tertinggi Monitoring Center For Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Alhamdulilllah di tahun 2022, kota Semarang menerima penghargaan tertinggi MCP se-Indonesia. Ini semua berkat partisipasi bapak ibu sekalian, dan juga pak Inspektur beserta jajarannya yang terus mengawal. Sehingga MCP kota Semarang menjadi yang tertinggi,” tutur mbak Ita, sapaan akrab wali kota di Ruang Lokakrida Gedung Moh Ikhsan Lantai 8, Rabu (3/5).

Dalam kesempatan acara Sarasehan Bergerak Bersama Semarang bebas Korupsi tersebut, drinya juga mendorong supaya sifat kejujuran ditanamkan sejak dini. Mengingat, anak-anak lebih mudah diajari dan akan lebih bisa mempraktikkan. Dirinya mencontohkan program Urban Farming yang lebih dulu menjadi percontohan pendidikan karakter bagi anak-anak di Kota Semarang.

“Bagaimana anak-anak ini perlu pendidikan karakter, karena justru anak-anak ini akan lebih bisa masuk. Salah satu contoh adalah Urban Farming, dengan nilai pendidikan karakter salah satunya kejujuran. Karena gak mungkin tanaman langsung berbuah. Juga bagaimana melakukan gotong-royong lewat menanam, menyiram, dan lain sebagainya, karena ini kan satu kelompok,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di kota Semarang tersebut juga berharap setelah pertemuan sarasehan antikorupsi, seluruh pegawai pemerintah kota Semarang khususnya dapat terbebas dari korupsi.

“Tentunya kami berharap setelah adanya sarasehan anti korupsi ini, kita akan mendapatkan anak-anak yang hebat, maupun kita sendiri. Karena kita juga harus saling mengingatkan, saling memotivasi, saling memberi pencerahan, saling memberi peringatan. Insya Allah kita semua bisa terbebas dari korupsi,” tegasnya. St

You Might Also Like

Ojol dan Kurir Logistik Berhak Dapat THR Lebaran 2024
Kepala Daerah Yang Tak Bisa Kendalikan Inflasi akan Diganti
KAI Daop 4 Semarang Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng
6.556 Napi di Jateng dapat Remisi HUT ke-74 RI
Waisak Momentum Refleksikan Pentingnya Saling Membantu dan Menjaga Kerukunan
TAGGED:Dorong Penanaman KejujuranGelar Sarasehan AntikorupsiMbak Itasejak Dini
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?