By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hapus Stigma dan Diskriminasi Terhadap Penderita TB
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hapus Stigma dan Diskriminasi Terhadap Penderita TB

Jatengdaily.com
Published: 25 Agustus 2023 10:57
Share
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat,
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Upaya menghapus stigma dan diskriminasi yang dihadapi para penderita tuberculosis (TB) harus konsisten dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Sejumlah tantangan yang dihadapi pasien dalam pengobatan TB harus segera dijawab dengan solusi yang tepat, agar negeri ini segera terbebas dari TB,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/8).

Saat ini, Indonesia berada pada posisi ke-2 kasus TB terbanyak di dunia setelah India. Estimasi kasus TB di Indonesia sebanyak 969.000 kasus.

Insiden TB di Indonesia sebesar 354 per 100.000 penduduk artinya dari 100.000 orang akan ada 354 yang menderita TB. Angka pengobatan TB sebesar 85% yang tercatat saat ini masih di bawah target yaitu 90%.

Diakui Kementerian Kesehatan RI, stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB masih menjadi tantangan yang harus dihadapi dalam proses pengobatan.

Menurut Lestari, tantangan yang dihadapi pasien TB tersebut harus disikapi semua pihak dengan serius, karena tidak semata masalah kesehatan.

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat dukungan dalam bentuk bantuan psikologis terhadap pasien harus dikedepankan. Di sisi lain, tambah Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya sosialisasi masif terkait identifikasi dan penanganan TB di tanah air harus dilakukan.

Agar, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, pemahaman masyarakat terkait TB terus meningkat untuk mendukung akselerasi penanganan TB di Indonesia.

Rerie sangat berharap kolaborasi kuat antarkementerian dan lembaga serta masyarakat dan komunitas tercipta dalam setiap upaya akselerasi pembangunan sektor kesehatan.St

You Might Also Like

Presiden Tinjau Kesiapan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Stasiun MRT
Presiden Ingin Pancasila Dibumikan dengan Cara-Cara Baru yang Kekinian
Bertemu Nanti Malam, Timnas Indonesia Siap Berjuang Keras Melawan Argentina
Kyai Anwar Zahid dan Habib Bidin Pimpin Acara FH Unissula Bersholawat, Besok Rabu 
Smartfren Rilis Paket Terbaru, Kuota Melimpah hingga Puas Bikin Konten
TAGGED:Ganjar PranowogibranHapus Stigma dan DiskriminasiJokowiPenderita TBPrabowo
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?