By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jalsah Salanah Forum Strategis Perkokoh Kerukunan Umat Beragama
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jalsah Salanah Forum Strategis Perkokoh Kerukunan Umat Beragama

Last updated: 1 Agustus 2023 18:57 18:57
Jatengdaily.com
Published: 1 Agustus 2023 18:57
Share
Suasana ketika peserta Jalsah Salanah di Hadeeqatul Mahdi, Alton, Inggris, rehat seusai mengikuti diskusi-diskusi di forum.Foto:dok
SHARE

ALTON (Jatengdaily.com) – Jalsah Salanah yang merupakan ajang pertemuan muslim terbesar di Eropa adalah forum strategis dalam memperkokoh kerukunan umat beragama di seluruh dunia. Jalsah Salanah yang berlangsung di Hadeeqatul Mahdi, Alton, Inggris, 28-30 Juli 2023, merupakan momentum strategis dalam membangun peradaban dunia yang inklusif.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Jawa Tengah yang juga Sekretaris Jenderal Asosiasi Kerukunan Umat Beragama Pusat Taslim Syahlan sehubungan dengan hasil-hasil Jalsah Salanah yang dia ikuti bersama empat tokoh nasional, yaitu Ahmad Najib Burhani (peneliti BRIN dan aktivis Muhammadiyah), Lukman Hakim Saefuddin (mantan Menteri Agama RI), Musdah Mulia (pimpinan Indonesian Conference Religion and Peace–ICRP), dan Alisa Wahid (Ketua PBNU dan pendiri Gusdurian).

Menurut Taslim yang juga Dewan Pakar Satupena Jawa Tengah ini, teologi inklusif perlu dikembangkan secara global, termasuk di Indonesia. Suatu situasi di mana kita saling menghormati, toleransi, atas prinsip kesetaraan dan kerja sama kemanusiaan.

Sedangkan Ahmad Najib Burhani mengingatkan tentang perlunya memperkuat jaringan tokoh-tokoh lintas agama global. Hal ini menjadi penting dalam upaya mengikis perundungan terhadap kelompok minoritas.

Dubes RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi menambahkan, persekusi terhadap kelompok agama apapun tidak boleh terjadi di setiap belahan dunia. Indonesia harus terus mempromosikan wawasan Islam rahmatan lil ‘alamin, khususnya di Tunisia.

“Saya akan segera mengundang para aktivis perdamaian Indonesia ke Tunisia untuk terus mencari terobosan baru dalam membangun keharmonisan di tengah keberagaman global,” ujarnya.

Pemimpin Jemaat Ahmadiyah internasional Hazrat Mirza Masroor Ahmad Aba mengatakan, tujuan utama Jalsah Salanah adalah agar para peserta mencapai reformasi keimanan. Ini berarti, ketika seseorang mampu menggapai ketakwaan, kesalehan, dan kebenaran.

“Ketakwaan merupakan kunci utama untuk mendapatkan rida Allah. Bagi seorang mukmin, takwa dan kebajikan harus menjadi bagian integral hidupnya,” tandasnya.St

You Might Also Like

SIG dan Jamdatun Tingkatkan Sinergi Tata Kelola Perusahaan Lebih Baik
Cegah Aksi Gendam di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Ratusan Petugas Diterjunkan
Waspadai Pencatut Nama Pejabat Mengaku Bisa Urus Kuota Impor
Polda Jateng dan Ganjar Kirim Bantuan Korban Banjir di NTT
Jaga Stabilitas Harga, Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah
TAGGED:: “Kerukunan Antarumat Beragama Kunci Terwujudnya ToleransiForum StrategisJalsah SalanahPerkokoh Kerukunan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?