By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kembali Dapat Sanksi dari Komdis PSSI dan Didenda Rp 25 Juta, PSIS Tak Bisa Banding
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsOlahraga

Kembali Dapat Sanksi dari Komdis PSSI dan Didenda Rp 25 Juta, PSIS Tak Bisa Banding

Last updated: 29 Juli 2023 17:54 17:54
Jatengdaily.com
Published: 29 Juli 2023 17:54
Share
Yoyok Sukawi. Foto: dok/JD
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– PSIS Semarang kembali mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Setelah kemarin terkait pemain, kali ini terkait suporter yang away ke kandang PSS Sleman pada Jumat (21/7/2023) lalu.

Melalui surat yang diemail secara resmi pada Sabtu (29/7/2023) disebutkan bahwa bahwa pada tanggal 21 Juli 2023 bertempat di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman telah berlangsung pertandingan BRI Liga 1 2023-2024 antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang, dimana Klub PSIS Semarang melanggar Regulasi BRI Liga 1 Tahun 2023-2024 dan Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena adanya suporter PSIS Semarang sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.

Klub PSIS Semarang pun dikenakan sanksi denda sebesar Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) dan disebutkan bahwa pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat.

Sama seperti sanksi yang kemarin, PSIS tidak dapat melakukan banding terkait hukuman tersebut

Manajemen PSIS melalui CEO klub, Yoyok Sukawi angkat bicara terkait sanksi kali ini. “Pertama kami menyayangkan keputusan dari Komdis. Kemudian kenapa PSSI
mengedepankan atau menggunakan pendekatan sanksi untuk peraturan baru ini dan tidak melakukan pendekatan komunikasi, sosialisasi serta edukasi. Setahu kami tidak ada atribut PSIS sama sekali yang terlihat di stadion dan kami juga sudah menghimbau dan klub juga telah berusaha secara maksimal,” tutur Yoyok Sukawi pada Sabtu (29/7/2023) dilansir dari laman psis.

“Dan kami berharap semoga denda ini terakhir yang membebani klub karena kami sedang berjuang. Teman-teman dulur-dulur suporter ayo menahan diri jangan awaydays dulu selama masih ada larangan dari PSSI karena Komdis bisa mengambil bukti-bukti melalui foto-foto dan sosial media, laporan matchcom, laporan intel menjadi bukti yang disatukan untuk menghukum klub,” tutup Yoyok Sukawi. she

You Might Also Like

Soal Rob di Pesisir Bonang, Perlu Master Plan dan Itikad Baik Masyarakat Bersihkan Bangunan di Bantaran
Jadi Pembicara di ICAI 2025, Pakar Undip Prof Sapto Sebut Smart Robotic IMTA Cage Dorong Budidaya Laut Ramah Lingkungan
DPRD Ingin APBD 2023 Pulihkan Perekonomian Dampak Covid-19
Kerahkan Pompa, Unissula Bantu Keringkan Jalan Kaligawe
Peserta Kejurkot USM-Padma Cup 2025 Lebihi Target
TAGGED:PSIS kena sanksiPSIS komdis
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?