Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di RSUD Ungaran

2 Min Read
Bambang Kusriyanto. Foto:dok/humas DPRD

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto meninggal dunia sore ini pukul 17.00 WIB, Minggu (2/4/2023). Almarhum meninggal dalam usia 67 tahun, dan saat menjalani perawatan di RSUD Ungaran.

Berita duka ini juga dibernarkan oleh Ketua Fraksi PDI Jateng, Bambang Hariyanto. Dihubingi malam ini, Bambang Hariyanto mengatakan sedang menuju ke rumah duka. Almarhum disemayamkan di rumha duka di Jalan Brigjen Katamso, Siroto Susukan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

Melansir dari laman resmi, derapjuang.id, ucapan duka ditujukan kepada almarhum yang juga akrab disapa dengan Bambang Kribo ini. Berpulang kepada Sang Khalik di usia ke-67 tahun sebagai seorang ksatria ideologis partai, itulah abstraksi yang mungkin bisa menjelaskan secara utuh kilas perjalanan almarhum.

Almarhum Bambang Kusriyanto sendiri merupakan politisi senior yang sudah sangat matang, karena sebelum pencapaiannya saat ini, almarhum dikenal luas dengan perjalanan heroik kepartaiannya yang dibangun dari bawah (grassroots).

Sebelum menjadi Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, almarhum terlebih dahulu menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang periode 2004-2009 serta dua kali mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang, yaitu di periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

Adapun di struktur Partai, almarhum mengawali kiprah politiknya dari Wakil Ketua PAC PDI Perjuangan Ungaran, dan kemudian ditarik menjadi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang.

Karena dianggap kompeten, almarhum kemudian diangkat menjadi Wakabidang DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, sebelum akhirnya dilantik sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Tidak hanya itu, karena selain memiliki karir politik yang mentereng, Alm. Bambang Kusriyanto juga dikenal sebagai ‘legislator akar rumput’, yang selalu dekat dan mewangi di sekeliling rakyat. Salah satunya adalah pencanangan kegiatan ‘ngudarasa’ atau anjangsana, dengan tujuan mendengar langsung harapan-harapan yang diinginkan oleh masyarakat. she

 

Share This Article