By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kualitas Udara Jakarta Peringkat 1 Terburuk di Dunia Pagi Ini
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kualitas Udara Jakarta Peringkat 1 Terburuk di Dunia Pagi Ini

Last updated: 28 Juli 2023 08:45 08:45
Jatengdaily.com
Published: 28 Juli 2023 08:45
Share
Kondisi udara di jakarta. Foto: istimewa/PMJnews
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta berada dalam peringkat 1 terburuk di dunia ketimbang dengan negara lainnya dengan level AQI US 163 pada Jumat (28/7/2023) pagi.

Melansir IQAir, dari laman PMJNews, tingkat polusi udara Jakarta pada Jumat (28/7/2023), pukul 7.43 WIB, berada pada level 163, yang mana sangat tidak sehat bagi warga Ibu Kota.

Selanjutnya, tingkat konsentrasi PM2.5 Jakarta saat ini pada level 78 µg/m³, atau setara dengan 15.6 kali dari nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).

Sedangkan, suhu di Jakarta hari ini 25 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban 78 persen, gerak angin 9,3 km/h, dan tekanan sebesar 1013 mbar.

Untuk diketahui, peringkat kualitas udara Jakarta saat ini berada di posisi 1 di dunia dengan indikator warna adalah merah, yang artinya tidak sehat dibandingkan dengan kota lainnya di dunia.

Adapun indikator warna lainnya adalah oranye merujuk pada kualitas udara yang tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Sementara itu, ungu sangat tidak sehat, hitam berbahaya, hijau baik, dan kuning sedang.

Seiring kualitas udara Jakarta yang berada pada indikator merah, warga Jakarta dihimbau untuk menggunakan masker jika berada di luar ruangan, dan menghindari aktivitas di luar ruangan jika tidak memiliki kegiatan penting.

Masyarakat juga dihimbau menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara di dalam ruangan. she 

You Might Also Like

Berbicara di Unissula, Mustofa Dasuki Kasbah: Wakaf Berpotensi Atasi Resesi Ekonomi
Darurat Sampah Mengancam Salatiga, Warga ‘Wadul’ kepada Anggota DPR RI Sammuel Wattimena
Presiden Cek Harga Minyak Goreng di Pasar Muntilan Magelang
Pemerintah Batalkan Kenaikan UKT
Komisi A Monitoring Data Penduduk Antarinstansi
TAGGED:Kualitas Udara Jakarta Peringkat 1 Terburuk
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?