By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Luar Biasa, Gus Miftah Lulus dengan Predikat Summa Cumlaude dari FAI Unissula
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Luar Biasa, Gus Miftah Lulus dengan Predikat Summa Cumlaude dari FAI Unissula

Last updated: 6 Februari 2023 15:24 15:24
Jatengdaily.com
Published: 6 Februari 2023 15:23
Share
Rektor Unissula Prof Dr Gunarto (kiri), Gus Miftah (tengah) dan Dekan FAI Muhammad Muhtar Arifin Sholeh. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Mengusung tema skripsi dengan judul Pendidikan Islam Berwawasan Kebangsaan Berbasis Metode Al Mizah Al Miftahiyyah, ulama kondang dan nyentrik KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang biasa disapa Gus Miftah berhasil lulus dan meraih gelar SPd dari Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, pada Senin (6/2/2023).

Tak main-main, bahkan pemilik dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta ini berhak mendapat penilaian summa cumlaude atau lulus dengan predikat kehormatan tertinggi, dengan nilai nyaris sempurna yakni 95 dan IPK 3,56 dari Unissula.

Bahkan ia juga mendapat letter of acceptance untuk melanjutkan kuliah S2 di Prodi Magister Pendidikan Agama Islam Unissula.

Hal itu ia peroleh setelah berhasil menjalani sidang skripsi yang digelar secara terbuka dan dihadiri ribuan orang di auditorium kampus Unissula. Gus Miftah dalam ujian skripsi ini juga dibarengi dengan orasi ilmiah dan juga pada akhir ujian, mengumandangkan shalawatan.

Jika ujian skripsi umumnya berlangsung tegang, ini tidak, namun justru gayeng dan seru. Gus Miftah menjelaskan motivasinya melanjutkan kuliah meskipun sudah menjadi ulama terkenal. “Suatu hari ada anak kecil berusia tujuh tahun saat saya tanya cita citanya ingin jadi apa? Ia menjawab ingin menjadi ulama terkenal seperti Gus Miftah. Kenapa ingin menjadi seperti Gus Miftah?

Anak kecil itu menjawab karena Gus Miftah tetap bisa menjadi ulama terkenal meskipun tidak melanjutkan kuliah. Saya merenung dan pilihan untuk tidak melanjutkan kuliah dimasa lalu bukan pilihan yang bijak. Padahal saat itu saya hanya tinggal menyelesaikan beberapa mata kuliah saja dan skripsi. Ini preseden yang buruk dan bukan teladan yang baik bagi santri santri saya yang juga banyak yang kuliah. Oleh karenanya saya memantabkan diri untuk melanjutkan kuliah,” ujarnya.

Ia juga lebih termotivasi untuk menyelesaikan kuliahnya karena nasehat dari Habib Lufti Bin Yahya Pekalongan yang mendorongnya untuk segera menyelesaikan pendidikan sarjana dilanjut program master dan doktor.

“Banyak universitas di dalam dan luar negeri yang akan memberikan gelar doktor honoris causa kepada saya namun saya lebih memilih menempuh perkuliahan secara reguler. Atas doa dari semuanya setelah mendapat gelar sarjana kali ini dan dilanjutkan ke program magister dan kedepannya program doktor maka dalam lima tahun ke depan saya optimis bisa meraih gelar doktor,” tambahnya.

Dalam perjalanan dakwahnya di luar negeri seperti saat di Amerika dan Belanda ia juga kerap kali ditanya gelar pendidikannya apa? “Sebuah hal yang saya anggap remeh ternyata penting di luar negeri,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Gus Miftah juga ditanya oleh audiens alasannya memilih melanjutkan kuliah di Unissula semarang? Ia menjelaskan “Yang pertama karena Unissula kampus terakreditasi intitusi unggul sehingga kwalitasnya tidak perlu diragukan lagi. Yang kedua Unissula memiliki visi dakwah yang sejalan dengan dakwah saya yakni menganjurkan kebaikan dan mencegah kemunkaran,” pungkasnya.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH yang menjadi ketua majelis sidang skripsi memuji kwalitas skripsi Gus Miftah. Judul skripsinya Pendidikan Islam Berwawasan Kebangsaan Berbasis Metode Al Mizah Al Miftahiyyah.

“Hari ini Unissula mendapat rahmat dari Allah SWT khususnya Fakultas Agama Islam Unissula karena dipercaya menguji ulama besar yang sangat dekat dengan umat juga dekat dengan pemerintah. Skripsinya sangat bagus karena beliau menulis dan mengembangkan penelitian berdasarkan realitas dakwah yang dilakukannya yang terbukti efektif di masyarakat,” kata Prof Gunarto.

Sidang skripsi terbuka untuk masyarakat umum dan para wartawan serta dihadiri ribuan massa tersebut turut mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid). Yang mendapat penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada Gus Miftah atas prestasi ujian skripsi dengan penonton terbanyak. Diberikan ke Rektor Unissula atas inisiasi penyelenggaraan sidang skripsi dengan penonton terbanyak. Diberikan ke Dekan Fakultas Agama Islam Unissula sebagai penyelenggara sidang skripsi dengan penonton terbanyak. she

 

You Might Also Like

Terus Diwaspadai, Gunungapi Ruang Yang Telah Naik Level Awas
Dinas Pendidikan Kota Semarang Intensifkan Konseling di Sekolah, Kasus Bunuh Diri Pelajar Memprihatinkan
Isi Pekan Taaruf di Unissula, Anwar Usman Bicara Pentingnya Generasi Muda Bagi Negara
Berangkatkan 177 Lurah ke Klaten, Wali Kota Semarang Siap Kembangkan Koperasi Merah Putih
Polri Imbau Saifuddin Ibrahim Segera Serahkan Diri atau Ditangkap FBI
TAGGED:FAI UnissulaGus Miftah Lulus summa cumlaudeujian skripsi Gus Miftah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?