in ,

Magister Manajemen STIE Semarang Gelar Kuliah Umum, Diikuti 80 Mahasiswa Baru

Magister Manajemen STIE Semarang gelar kuliah umum dengan mengundang pakar. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sedikitnya 80 mahasiswa Pascasarjana Magister Manajemen STIE Semarang angkatan 1 – 3 (semester ganjil 2022) mengikuti kuliah umum dengan tema Pengembangan Profesionalisme Melalui Studi Lanjut Program Studi (Prodi) Magister Manajemen STIE Semarang pada Minggu (21/5/2023).

Dalam acara yang bertempat di aula STIE Semarang, Jalan Menoreh Utara Raya Semarang ini hadir sebagai nara sumber guru besar dari Unissula Prof Widodo SE MSi. Kuliah umum ini dibuka oleh Ketua STIE Semarang, Cahyani SE MM dan Direktur Pascasarjana Magister Manajemen STIE Semarang Dr St Sunarto MS. Dihadiri juga oleh Sekretaris Pascasarjana Dr Arini Novandalina SE MSi, Wakil Direktur Program Studi Magister Manajemen yang juga Ketua Prodi Magister Manajemen STIE Semarang Dr Rokhmad Budiyono SPd MM, pengurus Yayasan Pendidikan Akademi Koperasi dan dosen Magister Manajemen.

”Untuk angkatan 3 pada semester ganjil ini, kami menerima 80 mahasiswa baru yang dibagi pada tiga angkatan. Animo masyarakat untuk kuliah di Magister Manajemen STIE Semarang, tinggi, namun kami membatasi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaga kualitas,” jelas Dr St Sunarto MS.

Menurutnya, Prodi Magister Manajemen STIE Semarang saat ini memiliki 4 konsentrasi, yakni Magister Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Magister Manajemen Pemasaran, Magister Manajemen Keuangan, dan Manjemen Strategik. ”Kami mencetak lulusan yang profesional di bidang konsentrasi, dengan materi perkuliahan yang sesuai profesi yang akan ditekuni, dibarengi dengan diskusi dan sharing pengalaman untuk membangun lulusan yang profesional,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Rokhmat Budiyono SPd MM mengatakan, dalam perkuliahan, mahasiswa lebih banyak menganalisis permasalahan di instansinya masing-masing karena hampir semua mahasiswa sudah bekerja. Sehingga diharapkan penelitian mereka akan bermanfaat memberikan sumbangsih dalam menyelesaikan permasalahan di instansinya masing-masing.

Sementara itu, sebagai nara sumber dalam kuliah umum tersebut, Prof Widodo memaparkan terkait dengan tantangan organisasi masa depan tak lagi mengandalkan aset fisik, namun lebih menekankan kemampuan Sumber Daya manusia (SDM) yang berkualitas.

”Untuk itu mahasiswa pascasarjana ditekan untuk memperdalam pengetahuan yang berkualitas, agar mampu menjadi profesional di bidang pekerjaan yang ditekuni. Pengetahuan yang berkualitas tidak hanya memiliki koknitif yang tinggi, namun yang lebih utama adalah menjadi manusia yang memiliki perilaku yang bermanfaat bagi organisasi. Benefit yang diterima lulusan hanyalah akibat dari peningkatan kuaalitas dirinya sendiri, bukan karena sebab yang diberikan organisasi,” pungkasnya. she

Written by Jatengdaily.com

Buku Puisi Esthi akan Didiskusikan di Kota Lama Semarang

Polri Tangkap Terduga Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata