By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Psikologi Unissula Temukan Inovasi Kicauan Burung Sebagai Terapi Stres Kerja
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa Psikologi Unissula Temukan Inovasi Kicauan Burung Sebagai Terapi Stres Kerja

Last updated: 11 Oktober 2023 14:22 14:22
Jatengdaily.com
Published: 11 Oktober 2023 14:22
Share
Mahasiswa Psikologi Unissula Novita Mustika Sari, Ilaahana Akmilaa Millatana, Qorry 'Ainal Muna, Nurul Hayati, dan Nabilah Kharisma. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Tim Program kreativitas Mahasiswa dari Fakultas Psikologi Unissula berhasil membuat inovasi di bidang psikoterapi. Inovasinya yakni terapi meditasi dengan menggunakan suara kicauan burung yang dapat menurunkan tingkat burnout atau stres kerja.

Tim terdiri dari lima mahasiswa yaitu Novita Mustika Sari, Ilaahana Akmilaa Millatana, Qorry ‘Ainal Muna, Nurul Hayati, dan Nabilah Kharisma. Mereka dibimbing oleh Falasifatul Falah SPsi MA.

Terapi meditasi kicauan burung ini diujicobakan pada para pekerja di Kota Jakarta yang dianggap sebagai kota dengan tingkat stres kerja yang tinggi. Eksperimen ini melibatkan sebanyak 12 pekerja yang dibagi menjadi 2 kelompok, yakni enam orang sebagai kelompok eksperimen dan enam orang lainnya sebagai kelompok kontrol.

Burnout merupakan suatu kondisi ketegangan yang tercipta karena, ketidakseimbangan antara fisik dan psikis yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi pekerja. Jika terus dibiarkan, kondisi ini dapat memicu terjadinya depresi, insomnia, kehilangan semangat hidup, hingga bunuh diri.

Manfaat yang dapat dirasakan oleh pekerja yang menerapkan terapi ini yaitu perasaan tenang dan rileks pada tubuh sehingga memberikan efek ketenangan dan meningkatkan suasana hati.

“Alasan penggunaan suara kicauan burung sebagai metode terapi burnout, karena dinilai lebih mudah dilakukan dan fleksibel diterapkan, dimanapun dan kapanpun. Sebab, kicauan burung dapat didengarkan melalui audio yang mudah didapatkan oleh semua orang, baik di internet ataupun di aplikasi pemutar musik. Para pekerja yang mengalami burnout, tidak perlu pergi ke tempat terbuka atau alam untuk mendengarkan suara kicauan burung”, pungkas Novita Rabu (11/10/2023).

“Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menurunkan tingkat stres kerja yang dirasakan”, pungkas Ilaahana. she

You Might Also Like

Tim PkM USM Beri Pelatihan Dashboard Visualisasi Data ke Siswa SMKN 2 Demak
DPC Peradi Kendal Bekerja Sama dengan Magister Hukum USM Gelar PKPA
Prodi S1-Teknik Sipil USM Gelar Sosialisasi Kurikulum OBE
Menata Jabatan ASN dengan Sistem Merit, Juwita Sandy Sary Raih Doktor di Untag Semarang
Heboh UKT di PTN Mahal, Mendikbudristek Minta Universitas Kedepankan Azas Keadilan
TAGGED:Kicauan Burung Sebagai Terapi Stres KerjaPsikologi Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?