By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mbak Ita Buka Ruang Diskusi dengan Kawula Muda
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mbak Ita Buka Ruang Diskusi dengan Kawula Muda

Last updated: 14 November 2023 19:51 19:51
Jatengdaily.com
Published: 14 November 2023 21:46
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berdialog dengan para siswa saat melakukan sosialisasi program Pelayanan dan Edukasi Terpadu Pelajar Kota Semarang (Piterpan) di Sekolah Menengah Atas (SMA) 5 Semarang, baru-baru ini.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku selalu membuka ruang diskusi, dialog, dan komunikasi kepada generasi Z (rentang usia 11-26 tahun) dalam upaya membangun Kota Semarang. Dan akhir-akhir ini, Mbak Ita, sapaan akrabnya mengaku juga rutin diundang berdiskusi, hingga menjadi pembicara pada acara yang digelar para kawula muda, khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Saya hampir tiap hari ada kegiatan-kegiatan dialog dan diskusi dengan mahasiswa, dari SMA, dan organisasi kepemudaan. Saya senang, karena mendapat masukan dari mereka,” kata Mbak Ita, baru-baru ini.

Mbak Ita sadar betul, akan pentingnya melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan Kota Semarang. Apalagi generasi muda merupakan masa depan bangsa Indonesia, dan merekalah yang akan memegang tampuk kepemimpinan Indonesia di masa depan.

“Jadi kita sudah mulai berpikir apa yang harus kita bekalkan kepada generasi post milenial yang kelak akan menentukan masa depan bangsa ini, maju tidaknya bangsa, menentukan utuhnya bangsa ini. Kami di Pemkot Semarang berusaha untuk memberikan ruang komunikasi dengan mereka,” tegasnya.

Awalnya, Mbak Ita tak menyangka bakal intens bersinggungan dengan generasi yang secara usia terpaut jauh dengan dirinya itu. Mbak Ita mengakui, awalnya kesulitan menerapkan metode komunikasi dengan mereka yang kini duduk di bangku sekolah menengah atas dan perguruan tinggi itu. Namun, dia menyebut, sebagai pucuk pimpinan di Kota Semarang wajib memberi ruang dan fasilitas kepada generasi muda untuk berinovasi, berkarya, hingga mengembangkan diri demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Dan kini, Mbak Ita mulai memahami konsep berpikir generasi milenial dan generasi Z, yang memang lebih memililiki sikap keterbukaan tinggi terhadap informasi ataupun hal-hal baru yang belum mereka ketahui. Dua kelompok generasi ini juga memiliki rasa penasaran terhadap topik terkait sains dan teknologi.

“Mereka ini lebih banyak jumlahnya, mendominasi dari se-usia saya. Dan sekarang sudah banyak pemuda yang sadar mereka ini adalah harapan bangsa,” katanya.

Wali Kota Semarang perempuan pertama ini berujar, generasi muda adalah harapan masa depan bangsa. Dia menitipkan harapan di tangan mereka, agar inovasi dapat berlipat ganda.

Seperti diketahui, belum lama ini Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengisi kuliah umum dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch III. Dia memaparkan tentang Modul Nusantara “Perempuan Pertama Wali Kota Semarang”.

Kemudian, selain menghadiri BBKT bertajuk ‘Terus Berkarya untuk Kemajuan Bangsa’, juga diundang Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) dalam Hari Kesehatan Nasional 2023 yang mengusung tema “Think Critically Solve Problem in Healthy Livestyle”. Juga ada beberapa kegiatan lain seperti bersama siswa SMA/SMK dan mahasiswa se-Jawa Tengah dalam penyerahan piala Lomba Gerak Jalan Kirab Merah Putih di Hari Pahlawan,

Pengabdian Masyarakat CAMP 2023 yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dan ikut memeriahkan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) di SMKN 7 Semarang, serta hadir dalam Pelatihan Ketrampilan dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (PKMMTM) 2023 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Semarang (Unnes).St

 

You Might Also Like

127 UMKM Semarang Terima Zakat Produktif, Ketua Lazisma Sebut Tak Boleh Konsumtif
Jokowi ke Bali Baliho Ganjar – Mahfud Dicopoti, PDIP Bereaksi
Sesalkan Walkota Bandung Resmikan Gedung ANNAS, Kemenag: Posisi Negara Harusnya Memoderasi
Bupati dan Wabup 2025-2030 Sampaikan Visi Misi, Ketua DPRD Demak Zayinul Fata Minta Rangkul Semua Komponen
Pengunjung Puncak Borobudur Dibatasi
TAGGED:Buka Ruang Diskusidengan Kawula MudaMbak Ita
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?