in

Mbak Ita Minta PPK Wujudkan Pemilu yang Kondusif

Pelaksana tugas Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (11/1) menghadiri Pelantikan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Semarang untuk Pemilu 2024, di Maheswara Ballroom Mahima Hotel.Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pelaksana tugas Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (11/1) menghadiri Pelantikan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Semarang untuk Pemilu 2024, di Maheswara Ballroom Mahima Hotel. Perempuan yang akrab disapa Ita tersebut berharap PPK menjadi garda terdepan dalam mengupayakan Pemilu yang mengimplementasikan asas LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil).

“Selamat kepada teman – teman yang dilantik menjadi sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan Kota Semarang tahun 2024,” ujar Ita.

Ita juga berpesan kepada PPK dan KPU untuk menjaga jalannya Pemilu agar tetap kondusif mengingat waktu-waktu menjelang Pemilu biasanya rawan bermunculan hoaks dan berita provokatif yang mengancam keharmonisan masyarakat. PPK diharapkan dapat meredam hal tersebut dengan cara menjunjung tinggi netralitas.

“Semoga saat Pemilu nanti tetap kondusif. Sehat semuanya. Jangan seperti Pemilu sebelumnya yang mana banyak petugas yang bertumbangan. Semua kalangan diharapkan turut serta menyukseskan Pemilu 2024,” kata Mbak Ita.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang, Hendri Casandra Gultom mengatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah kota Semarang terkait dengan tahapan-tahapan Pemilu ke depannya. Baik dalam hal penyediaan gudang untuk menyimpan inventaris Pemilu di kecamatan-kecamatan maupun fasilitasi lainnya.

“Setelah ini kita tidak hanya berhenti di PPK (tahapannya). Kita kemarin juga sudah melakukan proses seleksi 1.257 calon anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara) se-Kota Semarang. Kemarin sudah ada yang mengikuti tes, nanti tanggal 15 itu kita umumkan. Kebutuhannya total 531 orang,” jelas Hendri. st

Written by Jatengdaily.com

Evaluasi Perizinan Pembangunan Perumahan, Pemkot Semarang Libatkan Penegak Hukum

Jawab Tantangan Perubahan, Harus Percepat Peningkatan Literasi Digital Masyarakat