By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mer-C Indonesia Minta Presiden Jokowi Sampaikan Penderitaan di Gaza kepada Joe Biden
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mer-C Indonesia Minta Presiden Jokowi Sampaikan Penderitaan di Gaza kepada Joe Biden

Last updated: 13 November 2023 07:50 07:50
Jatengdaily.com
Published: 13 November 2023 07:00
Share
Ilustrasi Foto: kantor berita Palestina WAFA via Times of Gaza/nu/or.id
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Ketua Presidium Medical Emergency Committe (Mer-C) Indonesia Sarbini Abdul Murad meminta Presiden Joko Widodo menyampaikan penderitaan rakyat Palestina di Gaza saat bertemu Presiden Amerikas Serikat Joe Biden.

Sebagaimana diketahui, Minggu (12/11/23), Presiden Jokowi bertolak ke Amerika untuk menemui Presiden Joe Biden. Mereka akan membicarakan situasi di Gaza.

“Kami sangat berharap pada kesempatan pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden, Pak Jokowi dapat menyampaikan hal ini, memberikan tekanan kepada dunia, khususnya Amerika Serikat. Agar (mereka-red) segera mengadakan gencatan senjata di Jalur Gaza dan menyelamatkan Rumah Sakit Indonesia dari serangan Israel,” ujar Ketua Murad dalam keterangan tertulis, Minggu (12/11/2023) dilansir dari laman humas polri.

Ketua Murad mengatakan hampir 36 hari, Israel menyerang dan membunuh ribuan rakyat sipil Jalur Gaza.

“Pemukiman warga, tempat ibadah baik masjid maupun gereja, sekolah dan lokasi pengungsian jadi sasaran kebrutalan militer Israel. Selain itu fasilitas umum bahkan rumah sakit di Jalur Gaza ikut menjadi sasaran,” jelas Ketua Murad.

Apalagi kini, sejumlah rumah sakit kini kehabisan obat-obatan dan tidak memiliki listrik lantaran kehabisan bahan bakar. Bahkan, Rumah Sakit Indonesia pun ikut menjadi sasaran dan difitnah, membuat Israel melegitimasinya untuk menyerang.

“Saat ini hanya Rumah Sakit Indonesia satu-satunya tumpuan harapan bagi masyarakat Gaza Utara untuk berlindung. RS Indonesia yang mendapatkan akses obat-obatan, saat ini mencoba tetap bertahan meskipun harus beroperasi di tengah kegelapan dan keterbatasan obat-obatan,” ujar Ketua Murad. she 

You Might Also Like

Wamenkumham Dijadikan Tersangka, Mahfud: KPK Tak Pandang Bulu
Cegah Covid-19 Merajalela, Pemkot Semarang Perketat Pengawasan di Bandara dan Pelabuhan
14 Pejabat Baru Kemenag Diminta Segera Lakukan Reformasi Birokrasi
Program TJSL PLN Bawa 5.425 UMK Naik Kelas pada Semester I Tahun 2023
Dorong Literasi Gizi Diperbanyak, Siti Atikoh Ajak Masyarakat jadi Konsumen Cerdas
TAGGED:jalur GazaMer-C Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?