SEMARANG (Jatengdaily.com)- lndek Kerawanan Pemilu (IKP) di wilayah Jawa Tengah tak terhitung rawan. Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi meminta para Kapolres di seluruh jajaran untuk bisa mengelola konflik yang mungkin muncul menjelang Pemilu 2024 agar jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Jawa tengah tidak dinilai rawan atau sangat rawan, Jawa tengah biasa-biasa saja,” kata Ahmad Luthfi usai melakukan penandatanganan MoU dengan KPU Jateng di hotel Patra Semarang, Jumat (10/2/2023).
Dia menjelaskan bahwa Pemilu merupakan arena konflik legal dan sah menurut undang-undang. “Maka pelaksanaan pengamanan harus lakukan dengan profesional,” ujarnya.
Meskipun pemetaan kerawanan Pemilu sudah dilakukan, baik oleh Badan Intelijen dan Keamanan Mabes Polri maupun Bawaslu. Upaya yang dilakukan Polri selanjutnya dengan melakukan penebalan personel di setiap wilayah.
“Harapanya semua sudah siap dalam tugas pengamanan tahapan pemilu,” ungkapnya.
Terkait pelaksanaan pemilu pada saat musim penghujan, pihaknya meminta anggota siap mengawal pelaksanaan tahapan pemilu dari distribusi kotak suara, pelaksanaan pemilu dan tahapan lainnya. Sinergitas TNI Polri menjadi tulang punggung kesuksesan pemilu.
“Anggota kami minta netral, netralitas TNI Polri dalam pemilu merupakan harga mati,”pungkasnya. adri-she


