By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Para Kiai di Bekasi Raya Berharap Ganjar Terapkan Konsep SMKN Jateng di Ponpes Seluruh Indonesia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Para Kiai di Bekasi Raya Berharap Ganjar Terapkan Konsep SMKN Jateng di Ponpes Seluruh Indonesia

Last updated: 6 Oktober 2023 16:26 16:26
Jatengdaily.com
Published: 6 Oktober 2023 16:26
Share
Silaturahmi para kiai dan pengasuh pondok pesantren dengan bakal capres 2024, Ganjar Pranowo, di Pesantren Motivasi Indonesia Jalan Istana Yatim Burangkeng Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/10/2023). Foto:dok
SHARE

BEKASI (Jatengdaily.com) – Para kiai dan pengasuh pondok pesantren di Bekasi Raya puji keberhasilan Ganjar Pranowo dalam merintis dan mengembangkan SMKN Jawa Tengah (Jateng). Mereka meminta konsep SMKN Jateng dapat diterapkan di pondok pesantren seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan saat silaturahmi para kiai dan pengasuh pondok pesantren dengan bakal capres 2024, Ganjar Pranowo, di Pesantren Motivasi Indonesia Jalan Istana Yatim Burangkeng Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/10/2023).

KH Ahmad Nurul Huda Haem, pengasuh Pesantren Motivasi Indonesia mengatakan bahwa SMKN Jateng yang dirintis dan dikembangkan Ganjar sangat menginspirasi. Tak terkecuali bagi kalangan pesantren.

Dituturkan, SMKN Jateng dan pesantren memilik konsep yang mirip, yakni boarding. Namun, SMKN Jateng sebagai sekolah kejuruan itu, mampu mencetak lulusan terbaik dan diterima di dunia kerja.

“SMKN Jateng itulah yang inspiring bagi kami. Di pesantren tidak hanya meluluskan para kiai, tetapi juga para santri punya potensi besar untuk berkembang ke depan,” ujarnya.

Karenanya, para kiai yang hadir dari Bekasi Raya menyampaikan kepada Ganjar agar konsep SMKN Jateng bisa diterapkan di seluruh pondok pesantren di Indonesia.

“Salah satu yang kita diskusikan tadi adalah link and match. Sehingga di pesantren selain menimba keilmuan kitab dan ilmu agama, juga memberikan ruang pengembangan skill agar ketika lulus punya kesempatan bekerja di tempat yang lain,” paparnya.

KH Ahmad Nurul berharap, Ganjar Pranowo dapat memenangi kontestasi Pilpres 2024. Sehingga yang dicita-citakan para kiai terkait pengembangan pesantren dapat terwujud.

“Semoga beliau jadi Presiden. Insya Allah SMKN Jateng bisa dikembangkan lebih luas terutama di pesantren-pesantren,” harapnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa silaturahmi kali ini ia ingin belajar kepada para kiai dan ulama.

“Ini Ponpes tapi yang hadir kiai-kiai yang kritis. Tadi bicara pendidikan, bicara amtikorupsi dan membangun komitmen bagaimana menjembatanj santri agar bisa punya life skill,” tuturnya.

Maka, menurut Ganjar, tiap pesantren penting ada suatu pengembangan untuk ekonomi pesantren.

“Pikiran beliau dengan kami sama. Ini ponpes dibangun dengan spirit untuk membantu anak yatim dan SMKN Jateng diperuntukkan bagi anak miskin. Spirit kita sama,” tandasnya.

Diketahui, SMKN Jawa Tengah yang diinisiasi Ganjar, jadi konsep pendidikan yang mampu menjadi solusi pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, sejak 2014 lalu, sekolah berkonsep boarding itu telah meluluskan sebanyak 1.837 siswa, terdiri dari 825 orang lulusan SMKN Jawa Tengah Kampus Semarang, 336 orang lulusan SMKN Jawa Tengah Kampus Pati, dan 676 orang lulusan SMKN Jawa Tengah Kampus Purbalingga.

Dari jumlah tersebut, hampir 100 persen di antaranya terserap di dunia kerja. Sisanya, mereka mendapat beasiswa ke perguruan tinggi, baik di tingkat nasional atau luar negeri. Saat ini, Pemprov Jateng terus membuka lebar akses pendidikan gratis dengan menambah 15 SMKN Jawa Tengah semi boarding tersebar di berbagai kabupaten/kota.

Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo berencana menerapkan konsep SMKN Jateng di seluruh Indonesia. Ia meminta Mendikbud untuk segera melakukan kajian serius. St

You Might Also Like

Kebutuhan Apoteker Meningkat SDM Diperkuat
Pemprov Ajukan 20 Tambahan Tenaga Ahli Laboratorium PCR
Peran Keilmuan Sekolah Vokasi Strategis, Membantu Tugas Kalangan Birokrasi
123 Peserta Ikuti Sekolah Jurnalistik PWI Jateng-FH Unissula Angkatan XXV, Kompetensi Menulis Sangat Dihargai dalam Dunia Kerja
Gempa M7,4 Guncang NTT, BNPB Pantau Wilayah yang Rasakan Guncangan
TAGGED:Berharap Ganjar Terapkan Konsepdi Bekasi Rayadi Ponpes Seluruh IndonesiaPara KiaiSMKN Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?