By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Parenting Ajari Anak Ungkapkan Perasaan Sangat Penting
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Parenting Ajari Anak Ungkapkan Perasaan Sangat Penting

Last updated: 16 Oktober 2023 17:59 17:59
Jatengdaily.com
Published: 16 Oktober 2023 17:55
Share
Tim PKM Unissula. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Unissula membuat terobosan baru di bidang parenting (pola asuh). Tim berhasil memadukan filsafat stoicisme dengan pendidikan emotional intelligence pada siswa di SD Negeri Pandean Lamper 2 Semarang

Tim terdiri dari Setyo Wuri Kartika Nugraheni (prodi PGSD), Ananda Feri Setyawan (Teknik Informatika), Tika Roudotul Jannah (Ilmu Keperawatan), Muhamad Maulana Ferdiansyah (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), dan Nabila Rachmawati Setianingsih (Psikologi). Mereka dipandu dosen pembimbing Dr Rida Fironika Kusumadewi SPd MPd.

Dini Ayu Kristanti SPd salah satu guru di SDN tersebut mengatakan bahwa siswa yang tidak diajarkan mengungkapkan perasaan akan cenderung sering berteriak, memukul, menendang, dan menjerit ketika marah.

Mereka melakukannya karena tidak tahu bagaimana mengekspresikan kemarahan secara verbal, sedangkan anak yang diajarkan dengan tiga indikator tersebut selalu terlihat gembira dan memiliki rasa sosial tinggi. Hal ini menunjukan bahwa sebagian siswa SDN tersebut memiliki Emotional Intelligence yang masih belum cukup jika dibandingkan dengan perkembangan seusianya dikarenakan kurangnya parenting yang dilakukan oleh orang tua di rumah.

Adapun kegiatan yang dilakukan yakni parenting stoikisme melalui game interactive ,CPR (Child and Parents Relationship), EMT (Emotional Management Training), dan ECT (Effective Communication Training).

Beberapa orang tua siswa menyampaikan terimakasih kepada tim mahasiswa, setelah kegiatan ini anak mereka lebih terbuka berkomunikasi dengan orang tua, semangat belajar meningkat dan kemampuan anak dalam mengelola emosi lebih baik dari sebelumnya. Kepala Sekolah SD Negeri Pandean Lamper 02 Semarang turut senang atas kontribusi tim mahasiswa unissula dalam meningkatkan emotional intelligence sehingga kegiatan belajar mengajar di SD terasa lebih menarik dan berwarna bagi siswa didiknya.

Interactive parenting stoicisme dengan smart website dan flashcard untuk meningkatkan emotional intelligence siswa SD Negeri Pandean Lamper 2 merupakan inovasi baru yang muncul dari gagasan tim mahasiswa Unissula bagi kecerdasan anak bangsa Indonesia. she

 

 

You Might Also Like

Sekolah Vokasi Undip Serahkan Alat Kontrol Otomatis Pengisian Gas Rawa Berbasis Mikrokontroler untuk Warga Losari
Tenaga Kesehatan Harus Siap Hadapi Era Industri 5.0
Tim PkM USM Beri Pendampingan Teknis Pemasangan Bronjong di Dusun Sukuh
Dampingi Warga Miskin, BKBH FH USM dan Pemkab Semarang Jalin Kerja Sama
Prodi Sistem Informasi FTIK USM Gelar Worksop PKM
TAGGED:parenting anakUngkapkan Perasaan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?