By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pasar Murah Sembako Ludes Diserbu Warga Guntur Demak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pasar Murah Sembako Ludes Diserbu Warga Guntur Demak

Last updated: 12 April 2023 18:33 18:33
Jatengdaily.com
Published: 12 April 2023 18:33
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Wabup KH Ali Makhsun serta Sekda H Akhmad Sugiharto saat memotong rangkaian bunga tanda simbolis diresmikannya pasar murah di Desa Bogosari Guntur. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Pasar murah dalam rangka menghambat laju inflasi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok kembali digelar Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Demak, Rabu (12/4/2023). Sebagimana pasar murah di Desa Bungo Wedung dan Prampelan Sayung, 68 stan yang didominasi produk pangan dan ditata berjajar di lapangan Desa Bogosari Guntur pun ludes diserbu masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Demak H Iskandar Zulkarnain menjelaskan, pasar murah diadakan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Demak dan menjelang Hari Idul Fitri 1444 H. Serta diikuti 56 peserta terdiri dari OPD, GOW, BUMN, BUMD, juga pelaku UMKM.

“Jadi selain membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sembako murah dengan harga subsidi hingga dibawah harga pasaran, pasar murah yang merupakan bentuk kepedulian sosial BUMD dan BUMN melalui dana CSR itu sekaligus membantu pemasaran produk UMKM,” ujarnya.

Hal sama disampaikan Bupati Demak dr Hj Eisti’anah, yang hadir bersama Wabup KH Ali Makhsun dan Sekda H Akhmad Sugiharto. Menurut bupati, jelang Idul Fitri biasanya harga komoditas kebutuhan pokok naik. Sehingga berimbas pada kebaikan inflasi pula.

“Maka itu kami berusaha menjaga ketersediaan semua komoditas bahan pokok untuk menekan laju inflasi. Sehingga masyarakat bisa membeli dan memenuhi kebutuhan pokoknya, utamanya saat Idul Fitri,” kata bupati.

Melihat antusias masyarakat, baik peserta maupun penyelenggara pasar murah mengaku puas. Sebab subsidi harga yang diberikan antara Rp 2.000 hingga Rp 10.000 rupiah dapat bermanfaat bagi masyarakat sesuai kebutuhan mereka.

Sebaliknya, masyarakat berharap pasar murah semacam itu bisa menjadi agenda rutin tidak hanya setahun sekali tapi bisa lebih sering lagi. “Alhamdulillah sembako yang dijual banyak di bawah harga pasar. Tadi saya bisa belanja minyak goreng merek ‘minyak kita’ Rp 13 ribu per liter. Padahal di warung dan pasar harganya saat ini sudah Rp 16 ribu per liter,” kata Sumi, warga Bogosari. rie-yds

 

You Might Also Like

Tahun 2020 Terjadi 2.925 Bencana Alam, Didominasi Bencana Hidrometeorologi
Telkom Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih Double Digit
Wisata Religi Demak Uji Coba Terima Kunjungan
Annisa Queen Tak Takut Beradu Akting dengan Paramitha Rusady di Film Jokotole
Antisipasi Kecelakaan, Mbak Ita Dorong Polrestabes Bangun Posko dan ETLE di Silayur
TAGGED:Pasar murahPemkab Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?