By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Rehabilitasi Ekosistem Bromo Usai Terbakar Mencapai 989 hektare
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rehabilitasi Ekosistem Bromo Usai Terbakar Mencapai 989 hektare

Last updated: 25 September 2023 06:29 06:29
Jatengdaily.com
Published: 25 September 2023 06:29
Share
Kawasan Bromo usai terbakar. Foto: Infopublik
SHARE

LUMAJANG (Jatengdaily.com)- Langkah rehabilitasi dari segala aspek di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur akan segera dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pascakebakaran di areal tersebut.

“Apa yang penting sekarang ini menurut saya adalah rehabilitasi atau pemulihannya, dari segala aspek yakni fisik, ekonomi, sosial dan manajemen, kemudian bagaimana public education,” ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya, dilansir dari laman Infopublik, Senin (25/9/2023).

Menurut Menteri Siti, rehabilitasi itu dilakukan usai Bromo mengalami kebakaran dengan luas mencapai 989 hektare (ha) yang disebabkan adanya flare di pemotretan prewedding.

Medan beragam areal kawasan Bromo yang terbakar menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi jajaran KLHK untuk mempelajari bagaimana upaya pemulihan yang efektif dalam mengembalikan ekosistem di kawasan Bromo yang terdampak.

“Kita juga melihat bagaimana pemulihan itu dilakukan dengan intervensi dan yang suksesi alami itu kita masih pelajari, karena medannya beragam, apalagi ada savana pasir kira-kira itu enam ribuan hektare dari 50 ribu. Jadi banyak aspek termasuk kita dalam konteks dan lain-lain,” jelasnya.

Menteri Siti mengungkapkan, pihaknya juga melibatkan tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Brawijaya (Unbraw) dalam mengembalikan ekosistem di kawasan Gunung Bromo yang terbakar.

“Bagaimana nilai-nilai mengembalikan ekosistemnya itu sedang diteliti oleh ahli-ahli dari IPB University, Universitas Gajah Mada (UGM), dan Universitas Brawijaya, jadi banyak aspek yang kita harus bangun kembali untuk wilayah yang dikelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini,” kata Siti Nurbaya.

Selain itu, Menteri LHK mengajak pihak-pihak lain, seperti dari USAID, untuk bekerja sama dalam upaya mengembalikan kondisi ekosistem Gunung Bromo seperti semula.

Sebab Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan kawasan ekosiwata yang sangat strategis dan dikenal secara nasional maupun internasional. she

You Might Also Like

Mbak Ita Ajak Masyarakat Efisiensi Penggunaan Air
Berlaga di Trial Game Asphalt 2022 Sirkuit Mijen, Para Pebalap Bersaing Ketat
Lindungi Perempuan Kelompok Rentan dan Cegah Kekerasan, DP3AKB Jateng Gelar FGD
Nasmoco Optimistis Market Share di Atas 30 Persen
Ganjar Kenang Sosok Gembong Warsono; Kader Militan, Sederhana dan Merakyat
TAGGED:kebakaran BromoMenteri Siti NurbayaRehabilitasi Ekosistem Bromo Usai Terbakar
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?