in

Sempat Nggak Pede Syuting Sinetron, Kini Helena Seinca Sudah Main 100 Episode

Helena Seinca

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Semula Helena Seinca adakah seorang jurnalis di G TV dan ANTV. Lantaran kecantikan dan kemolekan tubuhnya membuat Produser sinetron Tukang Ojek Pengkolan kesengsem dan ditawari main sinetron yang tayang di RCTI.

Meski sering berhadapan dengan kamera news tidak membuat Helena pede untuk berakting di depan kamera sinetron. “Karena nggak pernah belajar akting membuat saya nggak pede. Makanya sempat saja tolak, tapi pihak produser terus meyakinkan dan mendesak. Ya, akhirnya saya coba,” ujar Helena ketika ditemui usai perawatan wajah di Klinik Queen Plastic Surgery di bilangan Sunter Jakarta Utara Sabtu (4/2/2023)

Kini gadis cantik yang masih single sudah merampungkan 100 Judul sinetron Tukang Ojek Pengkolan. “Ternyata syuting nyandu dan membuat ketagihan, alhamdulilah sekarang saya lagi syuting sinetron judul Kampung Jakarta. Saya kebagian peran menjadi seorang ibu. Seru juga, karena aslinya kan saya belum punya anak,,” tukasnya sambil menebar senyum.

Helena mengataoan lantaran sering mendapat sorotan lampu kamera syuting yang panas dan ‘jahat’ membuat wajah cantik Helene menjadi kering, kalau dibiarkan bisa menjadi penyakit. Untuk itu pemeran Selvi pada sinetron serial Tukang Ojek Pengkolan (TOP) melakukan perawatan wajah.

“Kata dokter saya mesti melaksanakan perawatan kalau nggak kepingin wajah saya makin kering. Makanya saya mengikuti saran dokter kecantikan di Klinik Queen Plastic Surgery. Nah, hari ini baru treatment dulu. Minggu depan baru tindakan perawatan apa yang cocok buat wajah saya,” ungkapnya.

Helena dengan kenyataan harus melakukan perawatan setiap seminggu sekali, maka ia mesti menyisihkan sebagian honor main sinetron untuk biaya perawatan.

“Karena wajah modal saya untuk berkarir di sinetron mau tidak mau harus merawatnya. Nah, mulai sekarang saya mesti menyisihkan honor untuk biaya perawatan,” pungkas Helena. SB-st

Written by Jatengdaily.com

Ratusan Orang dari Partai Buruh Demo Tolak Omnibus Law

Netizen Takjub, Kopiko Menjadi Nama Event Berskala Dunia