Loading ...

Sipir Lapas Nusakambangan Ditemukan Meninggal, Diduga Kecelakaan Tunggal

sipir nusakambangan tewas

Tempat kejadian sipir Nusakambangan yang tewas di malam hari saat berkendara. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Seorang sipir Lapas Kelas II Besi, Nusakambangan, Cilacap ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terluka pada rahangnya. Korban bernama Fajar Agung Nugraha (25) tersebut ditemukan meninggal di jalan raya menuju Lapas Besi pada Kamis (4/5/2023) malam.

“Jadi waktu hujan, korban mungkin menghindari apa gitu terus kepeleset dan jatuh. Kebetulan dia tidak pakai helm. Sehingga ada luka di rahangnya,” kata Kadivpas Kemenkumham Jateng, Supriyanto.

Menurut dia korban bertugas sebagai sipir Lapas Besi sekitar dua atau tiga tahun terakhir. Fajar merupakan sipir kelahiran Lampung Utara. “Sipir yang bersangkutan adalah alumni Polketip. Statusnya sudah PNS. Dia angkatan 52,” ujarnya.

Kendati demikian, ia menampik jika Fajar meninggal karena sengaja menghindari sesuatu di jalan raya. Terutama saat dikonfirmasi apakah Fajar menabrak hewan buas, ia juga membantahnya.

Supriyanto mengatakan Fajar mengalami kecelakaan tunggal saat berangkat bekerja dari rumah dinasnya di Rusunawa menuju Lapas Besi.

Jarak antara rumah dinas dengan Lapas Besi sekitar 1,5 kilometer. “Tidak ada bekas hewan buas. Terus ketika dia ditemukan di lokasi jam setengah sepuluh malam, tidak ada bekas pengereman roda di jalan tersebut. Jadi dia kecelakaan tunggal,” ungkapnya.

Usai kejadian, katanya jenazah Fajar langsung dipulangkan ke Lampung. Proses pemulangan dilakukan setelah jenazah Fajar menjalani pemeriksaan di RSUD Cilacap. “Jadi begitu kecelakaan, ditemukan meninggal terus dibawa ke RS. Malam itu juga diberangkatkan ke Lampung,” pungkas Supriyanto. adri-she