By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: 250 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Rembang
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

250 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Rembang

Jatengdaily.com
Published: 18 September 2024 09:00
Share
Bantuan air disalurkan di Rembang. Foto Rembang Kominfo
SHARE

REMBANG (Jatengdaily.com)– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Rembang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp13 juta, untuk membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang.

Wakil Ketua 1 Pengurus Korpri Kabupaten Rembang Agus Salim menyampaikan, dana tersebut digunakan untuk menyediakan 50 tangki air bersih, dengan masing-masing tangki berkapasitas 5 ribu liter. Secara keseluruhan, bantuan itu setara dengan 250 ribu liter air bersih, yang akan disalurkan kepada warga yang kesulitan mendapatkan air.

Disampaikan, penyaluran 50 tangki air bersih ini dipercayakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang memiliki data mengenai daerah-daerah yang paling membutuhkan bantuan air bersih. Dan sebagai langkah awal, program bantuan air bersih tersbeut menyasar Dukuh Geneng di Desa Pranti, Kecamatan Sulang, Selasa (17/9/2024). Sebanyak 66 kepala keluarga (KK) di wilayah ini telah mengalami kesulitan air bersih sejak Agustus kemarin.

Warga Dukuh Geneng, Yanti mengaku sangat senang dengan adanya bantuan ini. Sejak Agustus, mereka kesulitan mendapatkan air bersih dan terpaksa membeli air dengan harga yang cukup mahal.

“Ya senang, dibantu air bersih. Kalau tidak ada bantuan, pas air di rumah habis kita beli, per tower kecil Rp65 ribu, kalau satu tangki Rp130 ribuan lebih,” ujarnya dilansir dari laman humas prov jateng, Rabu (18/9/2024).

Sebagai informasi, Desa Pranti menjadi salah satu desa yang rutin mengalami kekeringan setiap tahun. Saat ini, tercatat ada 51 desa di Kabupaten Rembang yang mengalami kesulitan air bersih. she

You Might Also Like

Kemenag Terbitkan Izin Operasional 26 Lembaga Pendidikan Keagamaan Berbasis Pesantren
Tak Lagi Tabu, KB Pria Meledak di Semarang, Risiko Stunting Terpangkas
Prihatin Kondisi KPK, Rektor Unissula: Sudah Saatnya Diselamatkan
Dukung Pengembangan SDM Pariwisata, Awardee LPDP Gelar Pelatihan di Gununggajah
Kemenkes Tetapkan RSI Sultan Agung Semarang sebagai Pusat Pelayanan Berbasis Penelitian Terapi Sel ke-22 dan Swasta Kedua di Indonesia
TAGGED:Kekeringan di Rembang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?