By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Luar Biasa, 30 Kebudayaan Asal Jateng Raih Predikat WBTb Indonesia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Luar Biasa, 30 Kebudayaan Asal Jateng Raih Predikat WBTb Indonesia

Last updated: 19 November 2024 07:49 07:49
Jatengdaily.com
Published: 19 November 2024 09:00
Share
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon serahkan sertifikat kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah Uswatun Hasanah. Foto: Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Sebanyak 30 budaya asal Jawa Tengah memperoleh predikat Warisan Budaya Tak benda Indonesia (WBTbI). Sertifikat diserahkan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah Uswatun Hasanah, saat malam Apresiasi Warisan Budaya Indonesia (APWI), akhir pekan lalu.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikbud Jateng, Eris Yunianto mengatakan, penetapan 30 budaya tersebut setelah serangkaian proses, mulai pengusulan hingga sidang penetapan. Dari 78 budaya yang diusulkan, ada 30 budaya dari Jateng yang ditetapkan sebagai WBTbI.

Adapun, 30 budaya tersebut adalah Batik Lasem, Penjamasan Bendhe Becak Pusaka Sunan Bonang, Rotan Trangsan Sukoharjo, Roti Bolu Widoro, Wireng Bandayuda, Wireng Gatutkaca Dadhungawuk, Brambangasem Jawa Tengah, Tari Gambiranom, Srimpi Pandhelori Mangkunegaran, Selat Solo.

Adapula Tari Srikandi Mustakaweni, Srimpi Muncar Mangkunegaran, Bedhaya Bedhah Madiun Mangkunegaran, Bedhaya Ela-Ela, Macapat Semarangan, Kethoprak Truthug, Batik Asem Semarangan, Arak-arakan Sam Poo Tay Djien, Grebeg Lentheng, Sego Gandul, Wayang Kedu Temanggungan, Wayang Topeng Dalang Klaten, Barikan Karimunjawa, Motif Ukir Macan Kurung, Wedang Jamu Coro, Tungguk Tembakau Boyolali, Serabi Kalibeluk, Nyadran Gunung Silurah, Dawet Ayu Banjarnegara, dan Apem Kesesi

“Dengan penetapan ini, total Jawa Tengah sudah memiliki 165 budaya yang ditetapkan menjadi WBTbI,” ujarnya, dilansir dari laman humas prov Jateng Selasa (19/11/2024).

Ia mengatakan, penetapan budaya-budaya tersebut merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Praktis, pemerintah dan masyarakat sebagai pelaku wajib melindungi, mengembangkan, dan bisa memperoleh manfaat dari pelestarian budaya tersebut.

Eris menjelaskan, regenerasi kebudayaan mutlak dilakukan oleh pewaris dan generasi muda di mana kebudayaan itu tumbuh. Selain itu, pemerintah daerah juga wajib turut serta dalam pengembangan kebudayaan tersebut.

“Dari pusat arahnya, pelestarian kebudayaan bisa melalui kegiatan yang bersumber dari dana desa. Upaya promosi pada kegiatan protokol pemerintahan, seperti menu makanannya atau pertujukan budayanya,” imbuh Eris.

Menurutnya, pelestarian kebudayaan juga bisa ditularkan melalui pendidikan. Seperti, memperkenalkan budaya tersebut melalui materi pelajaran di sekolahan. she

 

You Might Also Like

Pemuda Edarkan Uang Palsu dengan Modus COD di Blora
MUI Imbau Penerapan Protokol Kesehatan saat Idul Adha
Indonesia Naik Peringkat ke-133 di Ranking FIFA
 Ditanya Arti Kekuasaan, Jawaban Cerdas Alam Ganjar Membuat Netizen Kagum
Sekolah Vokasi Undip Kukuhkan 1.535 Mahasiswa Baru
TAGGED:Kebudayaan Asal Jateng Raih Predikat WBTb Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?